SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Teror aksi pencurian di kawasan permukiman Jalan Tidar IV, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, kian menjadi-jadi.
Setelah sebelumnya warga dibuat pusing oleh maraknya hilangnya mesin pompa air, kini komplotan maling di wilayah tersebut mulai beralih menyasar tabung gas elpiji milik warga.
Perubahan target operasi ini seketika memperluas pusaran keresahan masyarakat setempat. Warga menilai para pelaku kini nekat mengincar barang kebutuhan dapur yang tidak hanya bernilai tinggi, tetapi juga sangat cair alias mudah dijual kembali ke pasar gelap dengan cepat.
"Beberapa rumah tetangga kami telah dibobol maling. Mereka mengincar tabung elpiji," keluh Dewi, salah seorang warga setempat yang juga dikenal sebagai pengusaha muda di Kecamatan Baamang, Selasa (23/6/2026).
Sebelum tabung gas menjadi target baru, kawasan Jalan Tidar IV memang sudah masuk dalam zona rawan kriminalitas. Mesin pompa air yang terpasang di area luar rumah warga berulang kali amblas digondol maling.
Bahkan, dalam salah satu aksi yang gagal beberapa waktu lalu, kamera pengawas (CCTV) di salah satu rumah warga sempat merekam dengan jelas gerak-gerik seorang terduga pelaku. Berdasarkan rekaman tersebut, pelaku diketahui masih berusia remaja.
Kala itu, aksi si pelaku gagal total lantaran pergerakannya tepergok oleh penghuni rumah yang belum tidur, sehingga ia kabur dengan tangan hampa. Sayangnya, kegagalan tersebut tidak membuat komplotan ini jera dan justru kembali dengan mengincar tabung gas.
"Kami berharap agar para pelaku kejahatan ini segera ditindak tegas oleh aparat. Sebab, aksi mereka menurut saya sudah sangat keterlaluan dan meresahkan. Mudah-mudahan keluhan kami dapat segera didengar oleh petugas keamanan," pungkas Dewi.
Warga khawatir jika tidak ada tindakan hukum yang tegas dan cepat, aksi pencurian akan semakin eskalatif dan berpotensi memicu tindakan main hakim sendiri dari massa yang telanjur geram. (sir/sla)
Editor : Slamet Harmoko