Pria Bersajam Mengamuk di Sekitar Kawasan Eks Bioskop Golden.Satu Korban Dilarikan ke IGD
Fahry Ilhami Samosir• Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:48 WIB
IST/RADAR SAMPIT KORBAN: Seorang pria saat dilarikan ke IGD dr Murjani Sampit usai mengalami luka bacokan, Jumat (12/6) lalu.(istimewa)
SAMPIT -radarsampit.jawapos.com-Aksi brutal bersenjata tajam kembali menggemparkan Kota Sampit. Seorang pria berinisial R (33), diduga mengamuk hingga menyerang dua warga di kawasan eks Golden Teater, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim, Sampit, Jumat (12/6).
Akibat kejadian tersebut, seorang pria berinisial G, mengalami luka robek di tangan kirinya setelah berusaha melindungi rekannya dari sabetan parang pelaku. Kasus ini pun telah ditangani pihak Kepolisian setelah korban melaporkan peristiwa yang nyaris merenggut nyawa itu.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kejadian berawal saat R sedang berada di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB. Tak lama, datang korban yakni G menggunakan sepeda listrik dan menghampiri R. Selanjutnya, seorang pria berinisial B, juga ikut datang ke lokasi.
Namun situasi mendadak berubah mencekam. Saat melihat B datang, pelaku secara tiba-tiba berdiri dan mengeluarkan sebilah parang yang langsung digenggamnya.
Melihat gelagat berbahaya tersebut, korban G segera mengambil sepotong kayu yang berada di dekat lokasi. Tanpa banyak bicara, pelaku kemudian mengayunkan parang ke arah B.
Beruntung, serangan itu berhasil digagalkan setelah G menangkis sabetan parang tersebut dengan menggunakan tangan kirinya. Namun, G harus mengalami luka robek cukup serius di telapak tangannya.
Usai gagal melukai sasaran utamanya, pelaku kembali menunjukkan aksi agresif. B, yang ketakutan langsung melarikan diri ke arah Jalan Rahadi Usman. Pelaku kemudian mengejar korban sambil membawa parang di tangannya.
"Waktu itu kami terkejut juga. Tiba tiba ada orang berlari sambil membawa parang. Pas ditelusuri, ternyata pria ini (R-red) sedang mengamuk," kata Husni, juru parkir tak jauh dari lokasi kejadian.
Warga yang melihat kejadian itu hanya bisa diam dan tidak berani mendekat apalagi mencoba-coba melerai pelaku. Karena situasi yang semakin ramai, R lalu pergi meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP), dan membuang parang itu ke pinggir Jalan Rahadi Usman.
Istri korban yang tidak terima atas kejadian tersebut kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Ketapang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Dalam kejadian itu, Polisi telah mengamankan barang bukti berupa sebilah parang, serta memeriksa saksi.
"Kami juga tidak tahu apa masalahnya yang pasti korbannya kena bacok oleh pelaku," ujar Husni. (sir)