SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk pengangkut kelapa sawit terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (8/6/2026) malam.
Akibat insiden tersebut, seorang sopir dan kernet mengalami luka-luka setelah sempat terjepit di dalam kabin truk yang ringsek.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sejumlah truk bermuatan sawit melaju beriringan. Diduga truk yang berada di depan melakukan pengereman mendadak sehingga kendaraan di belakang tidak sempat menghindar dan tabrakan pun terjadi.
Baca Juga: Kedoknya Terbongkar! Pekebun Sawit di Seruyan Ternyata Bandar Sabu Jaringan Antar-Wilayah
Benturan keras mengakibatkan bagian depan salah satu truk hancur. Kabin kendaraan remuk hingga membuat sopir dan kernet terjebak di dalamnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera melakukan evakuasi sebelum kedua korban dilarikan ke Puskesmas Cempaka Mulia untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah seorang pengguna jalan, H, mengatakan kecelakaan diduga dipicu jarak antar kendaraan yang terlalu dekat.
Baca Juga: Kedoknya Terbongkar! Pekebun Sawit di Seruyan Ternyata Bandar Sabu Jaringan Antar-Wilayah
"Diduga truk di depan melakukan pengereman mendadak, sementara truk di belakang tidak sempat mengerem sehingga terjadi tabrakan," ujarnya.
Menurutnya, proses evakuasi berlangsung cukup dramatis karena korban sempat terjepit di dalam kabin yang rusak parah akibat benturan.
"Korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Cempaka Mulia," tambahnya.
Baca Juga: Nekat! Pemuda 20 Tahun di Telaga Antang Kepergok Curi Sawit Milik Perusahaan
Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan warga berjibaku menolong korban dari dalam kabin truk yang ringsek. Sebagian warga lainnya membantu mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan.
Kasatlantas Polres Kotim AKP Hariyanto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Saat ini polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti insiden itu. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor