Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ngaku Dilecehkan Paman, Pelajar SD di Baamang Minta Tolong Warga

Fahry Ilhami Samosir • Senin, 8 Juni 2026 | 13:24 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual (Jawa Pos/Radar Tuban)
Ilustrasi Pelecehan Seksual (Jawa Pos/Radar Tuban)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Tindakan asusila terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kali ini, seorang anak yang masih duduk di bangku Kelas 6 Sekolah Dasar (SD), menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan pamannya sendiri.

Berdasarkan informasinya, peristiwa ini awalnya diketahui terjadi pada Sabtu 6 Juni 2026 lalu. Dimana, korban yang kesehariannya tinggal bersama neneknya, tiba-tiba meminta pertolongan kepada warga sekitar dan mengaku dilecehkan oleh pamannya.

"Kejadiannya sekitar pukul 00.00 WIB. Dimana, saat itu anak perempuan ini datang sambil menangis meminta pertolongan kepada warga. Ia mengaku diminta untuk mengisap kemaluan pamannya dengan iming-iming diberikan uang," kata warga.

Mendengar kejadian itu, Ketua RT bersama warga berkumpul memberikan pertolongan hingga melaporkan kepada pihak Bhabinkamtibmas Baamang Barat dan mengantarkan korban untuk mengadukan ke Kantor Polsek Baamang. 

"Kami kasian dengan anak ini. Dia menangis bahkan tidak berani pulang ke rumah. Korban ini cuman tinggal sama neneknya dan pelaku. Neneknya juga terkesan membela pelaku bahkan marah kepada warga yang mencoba menolong korban," bebernya.

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Baamang Iptu Helmi Hamdani mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan tentang kejadian tersebut.

"Belum ada laporan perihal kejadian tersebut di Polsek Baamang, jadi kami tidak mengetahui pasti kronologi kejadian sebenarnya seperti apa," kata Helmi kepada Radar Sampit. (sir)

Editor : Slamet Harmoko
#paman #baamang #pelecehan #pelajar sd