SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Masyarakat Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) diminta lebih berhati-hati saat melakukan transaksi jual beli kendaraan bermotor dan tidak memberikan kesempatan kepada calon pembeli untuk melakukan test drive.
Pasalnya, modus penipuan dengan dalih uji coba kendaraan kerap dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur kendaraan milik korban.
Dalam sejumlah kasus, pelaku biasanya berpura-pura sebagai pembeli yang serius.
Setelah terjadi kesepakatan awal, pelaku meminta izin untuk mencoba kendaraan. Namun saat diberikan kesempatan, pelaku justru tidak kembali dan langsung melarikan diri membawa kendaraan tersebut.
"Harap berhati-hati. Jika melakukan tes drive sebaiknya ikut mendampingi," kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko, Kamis (26/3/2026).
Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika mengalami atau mengetahui adanya tindak penipuan serupa. Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan kasus pencurian kendaraan dengan modus test drive dapat diminimalisir.
Kasus ini sempat dialami warga Baamang Hulu, Kecamatan Baamang yang harus gigit jari setelah kendaraan bermotor miliknya yang dijual dibawa kabur oleh calon pembeli.
Peristiwa ini berawal saat korban dan pelaku ada berkomunikasi melalui media sosial (medsos) Facebook.
Setelah sepakat, keduanya bertemu. Di lokasi, pelaku meminta izin untuk melalukan test drive. Namun sial, sepeda motor yang dipakai malah dibawa kabur dan tak kunjung kembali. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor