SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Sepasang kekasih di Kota Sampit, Hendi dan Suci kecewa berat lantaran sepeda motor yang biasa mereka gunakan sehari hari diduga digelapkan oleh teman sendiri.
Akibat kejadian itu, keduanya pun kini terancam tidak bisa pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Menurut Hendi, sepeda motor tersebut awalnya digunakan rekan kerjanya tanpa izin pada Selasa (24/2) pagi. Namun, hingga berhari hari, kendaraan tersebut justru tak kunjung kembali.
"Tepat Senin (2/3), motor kami sudah seminggu belum dikembalikan oleh teman kami," kesal Hendi.
Pasangan ini mengaku bahwa sebelumnya mereka sudah berupaya melakukan pencarian dengan keberadaan motornya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil samasekali.
"Nomor kontak kami di WhatsApp juga telah diblokir oleh terduga pelaku. Sehingga kami sulit untuk melacaknya," terang Hendi.
Hendi dan kekasihnya pun berencana akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib agar bisa diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sementara, aksi penggelapan sepeda motor itu terjadi di Jalan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sampit.
"Saya dan terduga pelaku ini bekerja sebagai tukang bangunan. Nah, waktu kejadian saya sedang tidur. Lalu, pelaku diam-diam menggunakan sepeda motor saya tanpa izin," tukasnya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor