SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Keluarga korban pembegalan di Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta polisi segera menindaklanjuti laporan dan berharap segera menangkap kawanan pelaku.
"Suami saya sudah membuat laporan di Polres. Semoga polisi segera mengungkap dan mengamankan para pelakunya," kata Nemah, istri Khalikin korban begal, Senin (26/1/2026).
Ia menyampaikan, bahwa aksi begal itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026) lalu. Suaminya dibegal saat dalam perjalanan pulang ke Desa Terantang, Kecamatan Seranau menggunakan sepeda motor.
Nahas, saat dalam perjalanan tiba tiba ia dibegal oleh kawanan pelaku. Akibatnya, tas berisikan uang, perhiasan hingga barang berhagar lainnya raib dirampas oleh pelaku. Beruntung, saat itu nyawanya masih selamat meski para pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau.
Selanjutnya, Khaliqin lalu melaporkan kejadian itu kepada keluarganya hingga kemudian membuat laporan kepada petugas berwajib.
"Yang jelas, saat itu kawanan pelaku menggunakan dua sepeda motor. Karena posisi di TKP cukup gelap, sehingga suami saya tidak begitu jelas melihat ciri-ciri para pelaku. Terlebih, dia juga saat itu sangat ketakukan," bebernya.
Terpisah, Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko mengatakan, pihaknya belum mengetahui dengan peristiwa tersebut. Namun, ia meminta agar masyarakat segera melapor apabila ada melihat gangguan Kamtibmas apalagi jadi korban kejahatan. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor