Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Niatnya Merayakan Tahun Baru Malah Jadi Korban Pengeroyokan

Slamet Harmoko • Sabtu, 3 Januari 2026 | 09:27 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (IST/RADAR KUDUS)
Ilustrasi pengeroyokan. (IST/RADAR KUDUS)

Radarsampit.com - Kemeriahan malam pergantian tahun di kawasan wisata Pantai Lovina, Buleleng, Bali, berubah menjadi insiden berdarah.

Seorang warga Desa Kalibukbuk bernama Komang Sudiartana,33, menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang tepat pada dini hari pertama tahun 2026, Kamis (1/1/2025).

Peristiwa tragis ini bermula saat korban bersama enam anggota keluarganya menyalakan kembang api di pesisir pantai untuk merayakan pergantian tahun.

Nahas, kembang api yang dinyalakan mengalami kerusakan teknis.

“Kembang api tersebut mengalami kerusakan saat menyala, sehingga ledakannya mengarah ke pantai. Hal itu memicu protes dari warga sekitar hingga terjadi adu mulut,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Kamis siang.

Situasi semakin memanas saat korban hendak meninggalkan lokasi menuju kendaraannya. Secara tiba-tiba, sekelompok warga mendatangi korban dan melayangkan pukulan bertubi-tubi.

Akibat aksi pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka robek dan pendarahan serius di bagian mulut kiri atas.

Dalam kondisi terluka, Sudiartana berhasil melarikan diri ke RS Parama Sidhi untuk mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Buleleng.

“Terlapor saat ini masih dalam proses penyelidikan (lidik). Korban sudah dimintai keterangan dan menjalani visum,” pungkas Iptu Yohana. [*/jpg]

 

Editor : Slamet Harmoko
#buleleng #pantai lovina #pengeroyokan #bali