SURABAYA, Radarsampit.jawapos.com - Tiga komplotan pencuri motor ditangkap Polsek Tambaksari. Dua diantaranya perempuan pasangan lesbi. Mereka beraksi di kedai mie Jalan Kenjeran, Surabaya.
Mereka SA, 28, warga Jalan Jatipurwo, Semampir, Surabaya dan EM, 22, warga Jalan Tanah Merah Utara, Surabaya. Sementara tersangka laki-laki MR, 23, warga Jalan Teluk Bone Baru, Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan, ketiganya bersekongkol melakukan pencurian motor Honda PCX milik korban MS, 30, warga Jalan Jepara Bubutan Surabaya.
Modusnya, tersangka mencuri kunci motor milik korban terlebih dahulu saat ngopi di tempat jualan tersangka kawasan Jalan Kembang Jepun, Surabaya.
"Satu kasus melibatkan dua orang perempuan. Ini modusnya adalah mereka bertiga berkomplot. Yang satu bertugas untuk mengambil kunci calon korbannya kemudian yang satu mengajak pergi atau ngobrol. Satu orang perempuan eksekutor," ujarnya, Kamis (28/8).
Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram menambahkan, ketiga tersangka merupakan satu komplotan. Mereka sehari-hari berjualan kopi di kawasan Jalan Kembang Jepun Surabaya.
"Tersangka mencuri motor korban saat di kedai mie kawasan Jalan Kenjeran Jumat 15 Agustus 2025," ucapnya.
Sukram menerangkan, pelaku yang laki-laki terlebih dahulu mencuri kunci motor korban saat ngopi di kawasan Jalan Kembang Jepun. Mengetahui kuncinya raib, korban sempat mencari. Karena tidak ketemu korban kembali ke rumah mengambil kunci cadangan.
Tiga hari kemudian tersangka beraksi mencuri motor korban. Tepatnya saat korban diajak makan di kedai mie kawasan Jalan Kenjeran."Si EM itu yang eksekusi motor. Setelah motor dicuri lalu diserahkan ke dua pelaku lain (buron) di Jalan Kenjeran untuk dijual ke Madura," bebernya.
EM lalu kembali bersama pasangannya SA. Keduanya kemudian ditanyai tersangka MR terkait hasil penjualan. Keduanya mengaku belum memerima uang dari pelaku buron.
"Ketiganya sudah kami tahan. Mereka mengaku belum dapat uang, soalnya yang membawa motor masih DPO," sebutnya.
Sementara tersangka MR mengaku yang punya rencana berdua. "Yang punya rencana kita berdua aku disuruh ambil kunci. Ambil kunci di tas ambil terus serahkan mereka," ucapnya.
Sedangkan tersangka AS menuding yang punya ide mencuri adalah MR. Dari pengungkapan kasus polisi menyita satu unit motor Honda Supra X 125R warna hitam merah, satu kaos lengan pendek warna hijau, satu celana panjang warna hitam, dan satu pasang sandal slop warna hitam. (rus/gun/jpg)
Editor : Farid Mahliyannor