SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Uun, perempuan yang sehari-hari berdagang nasi kuning ini harus gigit jari. Pasalnya, tas berisikan uang dan perhiasan emas miliknya hilang dicuri.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Suka Bumi, Kecamatan Baamang, Sampit pada Minggu (4/5) pagi.
Jono, pedagang sekitar warung korban mengatakan, kejadian bermula saat dirinya sedang bersiap-siap membuka tempat usahanya sekitar pukul 08.00 WIB pagi.
Tiba-tiba, suara histeris pun terdengar hingga mengejutkan warga sekitar termasuk dirinya. Saat dicek, ternyata suara teriakan tersebut berasal dari korban Uun.
"Pas kami dekati, ternyata korban baru saja kehilangan tasnya. Isi tasnya ada uang Rp 18 juta dan cincin seberat 15 gram," bebernya.
Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui siapa pelaku mengambil tas milik pedagang nasi kuning tersebut.
"Kejadian saat korban meninggalkan warung untuk beli LPG. Tas ditinggal. Saat kembali, tasnya sudah tidak ada di tempat," tukasnya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor