PROBOLINGGO, Radarsampit.jawapos.com - Kasus rudapaksa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Kali ini menimpa seorang wanita yang sebut saja namanya Bunga, 20.
Perempuan yang dikabarkan masih berstatus pelajar SMK dan tinggal di Wonoasih itu, diduga dirudapaksa tetangga depan rumahnya.
Kasus inipun menyita perhatian masyarakat di tempat korban dan terlapor. Pasalnya, sempat terjadi keributan saat kasusnya mencuat. Bunga mengaku diperkosa LA, 25.
Kuasa hukum korban, Ali Sujoko, 47, mengatakan bahwa kejadian itu berlangsung Kamis (27/3) sekitar pukul 23.00.
“Kondisi saat itu, korban memang sendirian di rumah. Sementara ibu dan kakaknya ada di luar kota,” katanya.
LA yang menjadi terlapor, lanjut Ali, lantas menghampiri korban ke rumahnya. Hingga akhirnya melakukan perbuatan tak senonoh tersebut.
“Setelah itu, korban diancam secara verbal agar tidak menceritakan kejadian tersebut pada siapapun,” terang Ali.
Mendapat ancaman tersebut, Bunga ketakutan dan memilih bungkam. Celakanya, terlapor malah menyebarkan informasi tersebut kepada pacar korban.
“Pacarnya dikirimi pesan singkat yang mengatakan bahwa Bunga sudah ia nodai,” katanya.
Mendapat pesan tersebut, pacar korban murka. Ia beserta keluarga lantas menghampiri terlapor ke rumahnya. Kejadian tersebut akhirnya menimbulkan cekcok.
“Karena kegaduhan inilah, baru peristiwa tersebut terungkap. Korban akhirnya mengaku,” ujar Ali.
Tak terima anaknya diperlakukan tak senonoh, ibu Bunga melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian Polres Probolinggo Kota pada Selasa (15/4) lalu.
Namun hingga saat ini, Ali merasa belum ada progres atas kasus yang dilaporkannya tersebut.
“Saya mewakili pihak keluarga korban, berharap terduga pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. Sebab saat ini masih berkeliaran. Sementara hasil visum dan keterangan lainnya sudah kami lengkapi,” tuturnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zaenal Arifin mengatakan bahwa laporan tersebut sudah diterima oleh pihaknya. Saat ini masih proses penyelidikan.
“Sudah kami terima laporannya. Saat ini masih berproses. Masih pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya singkat. (gus/fun/jpg)
Editor : Farid Mahliyannor