SURABAYA,radarsampit.jawapos.com - Kasus pencurian emas 1 kilogram (kg) lebih yang terjadi di rumah Hamidah, 77, warga Jalan Achmad Jaiz, Kelurahan Peneleh Genteng Surabaya membuat gempar warga Peneleh dan sekitarnya.
Pihak keluarga juga tidak menduga bahwa pelaku yang mengaku sebagai petugas PDAM itu mengetahui lokasi penyimpanan emas.
"Pelaku mencongkel lemari nenek. Nah anehnya kayak gitu. Kamar ada banyak tapi dia kok tahu tempat berharga, kok bisa tahu," ujar cucu korban Marsa Tsabitdhia, Kamis (23/1/2025).
Marsa mengaku dirinya saja tidak tahu bila di dalam lemari ada kotak berisi emas milik neneknya tersebut. "Enggak ada kayaknya (orang dalam). Saat kejadian di rumah cuma ada nenek dan kakek. Kakek tidur," sebutnya.
Pria 30 tahun ini menambahkan, di dalam rumah neneknya tidak ada CCTV. Menurutnya, CCTV ada di toko seberang rumah neneknya.
"Kebetulan ada CCTV di situ (toko) katanya hardisknya rusak. Bisa dilihat online tapi bosnya di Jakarta," ungkapnya.
Kapolsek Genteng AKP Grandika Indera Waspada menuturkan pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan.
"Masih proses semua. (Emas yang dicuri) 1 kilogram," terangnya.
Ditanya apakah ada keterlibatan orang dekat, Grandika menyebut masih pendalaman. "Belum tahu, masih pendalaman," tegasnya. (jpc)
Editor : Farid Mahliyannor