Warga Tumbang Napoi Antusias Beli Bahan Pokok Murah

Arham Said • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:07 WIB
Warga Kelurahan Tumbang Napoi ketika membeli bahan pokok yang dijual pada pelaksanaan gerakan pangan murah, Kamis (1/10).
Warga Kelurahan Tumbang Napoi ketika membeli bahan pokok yang dijual pada pelaksanaan gerakan pangan murah, Kamis (1/10).

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Ratusan warga Kelurahan Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), antusias membeli berbagai komoditas bahan pokok dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Gumas, Minggu (4/10).

Antusiasme warga dipicu harga komoditas yang dijual dengan harga subsidi sehingga lebih murah dibandingkan harga di pasaran Tumbang Napoi. Bahkan, seluruh komoditas yang disediakan habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam.

“Warga antusias karena harga komoditas yang kami jual adalah harga subsidi, sehingga jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang dijual di pasaran di Tumbang Napoi,” kata Kepala DPKP Kabupaten Gumas Eigh Manto.

Dalam kegiatan tersebut, DPKP menyediakan 260 sak beras premium Mayori kemasan lima kilogram, 15 sak beras Punokawan kemasan 20 kilogram, 201 tabak telur, 400 kilogram gula pasir, 360 liter minyak goreng, 50 kilogram bawang merah, dan 40 kilogram bawang putih.

Eigh mengatakan, harga sejumlah komoditas dalam Gerakan Pangan Murah terpaut cukup jauh dibandingkan harga pasar. Beras premium kemasan 20 kilogram yang dijual Rp400 ribu per sak di pasaran, misalnya, hanya dijual Rp310 ribu. Minyak goreng yang mencapai Rp25 ribu per liter di pasaran dijual Rp15 ribu per liter.

Selanjutnya, gula pasir dijual Rp16 ribu per kilogram, sedangkan harga pasar mencapai Rp22 ribu. Telur ayam ras dijual Rp50 ribu per tabak dari harga pasar Rp65 ribu.

Bawang merah dan bawang putih yang masing-masing mencapai Rp65 ribu per kilogram di pasaran atau Rp32.500 per 0,5 kilogram, dijual hanya Rp18 ribu per 0,5 kilogram dalam Gerakan Pangan Murah.

“Dengan perbedaan harga itu, tidak heran Gerakan Pangan Murah diserbu warga dan komoditas yang kami jual laris manis,” ujarnya.

Eigh menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama DPKP dengan Dinas Pertanian, Perum Bulog, dan sejumlah instansi terkait lainnya. Gerakan Pangan Murah bertujuan menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat Tumbang Napoi dan sekitarnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga sejalan dengan program unggulan Bupati Gumas Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, yakni Tambun Bungai Mandiri, sebagai upaya mewujudkan kemandirian pangan di daerah.

“Gerakan pangan murah akan terus digelar secara bertahap di sejumlah wilayah, agar semakin banyak masyarakat dapat membeli pangan dengan harga terjangkau,” pungkasnya. (arm/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
Gunung Mas gerakan pangan murah