KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Maruang Duhung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Tewang Pajangan dan Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Rabu (23/9). Bantuan tersebut diberikan menyusul kesulitan masyarakat mendapatkan air bersih.
Ketua PWI Kabupaten Gumas Arham Said mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air bersih.
"Insan pers tidak hanya memiliki fungsi menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Salah satunya terkait kebutuhan air bersih," kata Arham.
Menurut dia, ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, persoalan tersebut tidak hanya dilihat sebagai bahan pemberitaan. PWI juga terpanggil untuk hadir dan membantu sesuai kemampuan.
Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat di dua desa sekaligus menjadi perhatian bersama agar persoalan ketersediaan air bersih dapat ditangani secara berkelanjutan.
Arham juga mengapresiasi dukungan Perumdam Maruang Duhung dalam penyaluran bantuan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak penting untuk menangani persoalan kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara itu, Direktur Perumdam Maruang Duhung Kabupaten Gumas Hendra Toendan mengatakan, pihaknya mendukung aksi sosial yang dilakukan PWI untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih.
"Pada prinsipnya, kami siap mendukung aksi sosial seperti ini sepanjang ada kemampuan dan sumber daya yang dapat digunakan. Ketika ada warga yang membutuhkan, kami berupaya memberikan pelayanan dan bantuan," ujarnya.
Hendra berharap sinergi antara PWI, pemerintah daerah, Perumdam, dan berbagai elemen masyarakat terus dibangun, khususnya dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat.
Terpisah, warga Desa Tewang Pajangan Diun F Nusan mengapresiasi kepedulian PWI dan Perumdam. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.
"Bantuan air bersih ini sangat membantu karena digunakan untuk minum, memasak, mandi, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Kami berterima kasih kepada PWI dan Perumdam yang peduli kepada masyarakat," katanya.
Dia berharap bantuan serupa dapat terus diberikan selama kesulitan air masih terjadi. Namun, menurutnya, diperlukan solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan ketika menghadapi persoalan ketersediaan air bersih. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno