Bupati Gumas Ingatkan Aparatur RSUD Kuala Kurun, Persoalan Kecil Jangan Dibiarkan hingga Jadi Besar

Arham Said • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 21:06 WIB

 

BERSAMA : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bersama Kapolres AKBP Arum Sari Puspita Dewi dan Dandim 1018/Gumas Letkol Arm Danang Wahyu Utomo dalam suatu kegiatan, belum lama tadi. FOTO : DISKOMINFO SANTIK GUMAS/RADAR SAMPIT
BERSAMA : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bersama Kapolres AKBP Arum Sari Puspita Dewi dan Dandim 1018/Gumas Letkol Arm Danang Wahyu Utomo dalam suatu kegiatan, belum lama tadi. FOTO : DISKOMINFO SANTIK GUMAS/RADAR SAMPIT

 

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong meminta aparatur di RSUD Kuala Kurun memiliki kepedulian dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan.

Persoalan kecil di lingkungan rumah sakit diminta segera ditangani tanpa harus menunggu program atau proyek.

Jaya menilai kualitas kinerja tidak hanya terlihat dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan besar, tetapi juga dari kepekaan terhadap persoalan sederhana yang kerap luput dari perhatian.

Baca Juga: DPRD Kalteng Minta APBD 2027 Fokus pada Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

“Hal-hal kecil tolong diperhatikan. Misalnya ada air bocor, jangan harus menunggu proyek. Apabila ada yang perlu diperbaiki, maka harus segera,” tegas Jaya, Kamis (17/9/2026).

Ia mencontohkan fasilitas sederhana seperti tutup tandon air yang rusak. Menurutnya, persoalan tersebut semestinya dapat segera diperbaiki tanpa harus menunggu penganggaran baru.

“Kalau memang harus urunan, saya siap ikut. Jadi tidak semua harus menunggu proyek,” ujarnya.

Baca Juga: Piton 3 Meter Melingkar di Atas Pagar, Sempat Melilit Ayam hingga Bersembunyi di Bawah Keramik Rumah

Jaya mengatakan, kepedulian terhadap persoalan kecil mencerminkan karakter dan kapasitas aparatur. Kemampuan melihat dan menyelesaikan masalah sederhana dinilai menjadi modal menghadapi persoalan yang lebih besar.

Ia juga meminta jajaran RSUD dan perangkat daerah membangun sense of belonging atau rasa memiliki terhadap organisasi dan pekerjaan. Setiap aparatur diharapkan saling mengingatkan dan mendukung ketika menemukan kekurangan.

“Tidak ada sifatnya kita menyalahkan, menyudutkan seseorang atau mempermalukan. Semuanya saling mengingatkan dan mendukung. Itu yang terpenting. Jadi harus memiliki rasa tanggung jawab,” katanya. (arm/fm)

 

 

 

 

Editor : Farid Mahliyannor
RSUD Kuala Kurun faskes Gunung Mas (Gumas) pembenahan