KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Personel Polsek Manuhing bersama Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur dan warga memanen jagung hibrida sebanyak sekitar delapan ton dari lahan seluas dua hektare milik Pemerintah Desa Bangun Sari, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono mengatakan, hasil panen tersebut masih dalam bentuk tongkol. Hal itu disampaikannya, Selasa (25/8).
“Dari luasan lahan itu, menghasilkan sekitar delapan ton jagung yang masih dalam bentuk tongkol,” ucap Teguh.
Ia mengatakan, panen tersebut merupakan bagian dari kegiatan lahan binaan Polsek Manuhing untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan pertanian di lahan milik pemerintah desa. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi Polri untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.
“Kegiatan panen memperlihatkan kerja sama Poktan, Polri, hingga pemerintah desa dalam pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan di Kecamatan Manuhing,” tuturnya.
Teguh menyampaikan, komunikasi dan kerja sama dengan Poktan perlu terus dijaga agar kegiatan pertanian dapat berkembang sesuai dengan kemampuan dan kondisi di lapangan.
Ia berharap kerja sama antara kepolisian, Poktan, masyarakat, dan pemerintah desa dapat memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Manuhing secara berkelanjutan.
“Sinergi yang semakin kuat diharapkan mendukung program pemerintah serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kedekatan kepolisian dengan masyarakat,” tandasnya. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno