Ribuan Masker Dibagikan kepada Pelajar dan Masyarakat di Gunung Mas

Arham Said • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:46 WIB

 

Pembagian masker kepada para pelajar di Kota Kuala Kurun, Kamis (20/8). (FKGMS Gunung Mas For Radar Sampit)  
Pembagian masker kepada para pelajar di Kota Kuala Kurun, Kamis (20/8). (FKGMS Gunung Mas For Radar Sampit)  

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 8.000 masker dibagikan kepada masyarakat, pengendara, dan pelajar di sejumlah lokasi di Kota Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kamis (20/8). Pembagian masker dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan tersebut melibatkan Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat (FKGMS), TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), pramuka, dan Dinas Kesehatan. Masker dibagikan kepada masyarakat serta pengendara roda dua dan roda empat yang beraktivitas di luar ruangan.

Ketua FKGMS Kabupaten Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap.

"Pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap. Masker ini memang bukan solusi mengatasi karhutla, tetapi menjadi upaya melindungi masyarakat dari asap," ujarnya.

Menurut Mimie, kondisi udara akibat karhutla tidak boleh dianggap sepele karena dapat mengganggu kesehatan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia serta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Dia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan, dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik.

Saat membagikan masker kepada murid TK, Mimie juga mengingatkan anak-anak menggunakan masker dengan benar dan tidak melepasnya saat berada di luar ruangan. Guru dan orang tua diminta turut mengawasi penggunaan masker serta memastikan anak-anak berada di lingkungan yang aman dari paparan asap.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gumas Waltiana mengatakan, 8.000 masker tersebut merupakan bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah.

"Pembagian bantuan masker ini sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tengah kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Gumas akibat karhutla," katanya.

Waltiana mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak paparan asap. Warga yang mengalami keluhan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, mata perih, atau gangguan kesehatan lainnya, diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Gumas Aprianto mengapresiasi pembagian masker gratis tersebut. Menurutnya, bantuan itu penting untuk melindungi pelajar ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

"Kami akan terus mengingatkan sekolah untuk memperhatikan kondisi kesehatan pelajar selama kabut asap masih terjadi," pungkasnya. (arm)

 

Editor : Heru Prayitno
Gunung Mas asap masker