Deteksi Stunting, Ibu Hamil dan Para Balita di Gunung Mas Diminta Rutin Datangi Posyandu

Arham Said • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 19:02 WIB
Petugas Posyandu saat menimbang berat badan anak, pada kegiatan kick off intervensi serentak percepatan pencegahan dan penurunan stunting tahun 2026, di Taman Kota Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, pekan lalu.(dok.arham/radarsampit)
Petugas Posyandu saat menimbang berat badan anak, pada kegiatan kick off intervensi serentak percepatan pencegahan dan penurunan stunting tahun 2026, di Taman Kota Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, pekan lalu.(dok.arham/radarsampit)

KUALA KURUN,radarsampit.jawapos.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Lelie, mengajak para ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, untuk rutin membawa diri maupun anaknya ke pos pelayanan terpadu (posyandu).

"Dengan rutin melakukan pemeriksaan, maka kondisi kesehatan ibu dan anak dapat terus terpantau," ucapnya, Senin (10/8).
Menurutnya, pemeriksaan secara rutin menjadi salah satu upaya untuk mencegah terjadi stunting. Melalui posyandu, petugas kesehatan akan dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk berat badan, tinggi badan serta kondisi kesehatan lainnya.

"Kegiatan posyandu penting itu untuk memantau kondisi kesehatan ibu selama masa kehamilan, sekaligus memantau tumbuh kembang anak sejak usia dini," terang Lelie.

Ia menegaskan, apabila dari hasil pemantauan itu, ada ditemukan indikasi gangguan pertumbuhan maupun risiko stunting, maka diharapkan petugas kesehatan bisa segera mengambil upaya penanganan dan memberi pendampingan kepada ibu dan anak.

"Kami mengingatkan kepada para ibu agar tidak ragu manfaatkan layanan posyandu yang tersedia di lingkungan tempat tinggal," tegas Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Baca Juga: Saat Reses, Anggota DPRD Gumas Saksikan Tumpukan Sampah Hanyut di Sungai

Lelie memaparkan, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif orang tua dan masyarakat.
"Kesadaran orang tua untuk rutin memeriksakan kesehatan ibu dan anak, menjadi bagian penting dalam upaya tersebut," tuturnya.

Ditambahkannya, dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, maka berbagai persoalan kesehatan dapat diketahui lebih awal, sehingga penanganannya dapat dilakukan dengan cepat.

"Yang paling penting adalah jangan menunggu anak sakit atau kondisinya sudah parah baru diperiksa. Dengan rutin ke posyandu, kita bisa mengetahui perkembangan anak dan apabila ada masalah bisa segera ditindaklanjuti," pungkas Lelie. (arm/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
DPRD Kabupaten Gunung Mas Gunung Mas balita posyandu ibu hamil