KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menyalurkan bantuan uang tunai kepada 10 kepala keluarga (KK) korban kebakaran rumah yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp89,5 juta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas, Karya, mengatakan bantuan tersebut diberikan sesuai ketentuan dalam Peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 30 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan untuk Korban Bencana Alam dan Bencana Nonalam.
"Secara keseluruhan, dana yang disalurkan untuk 10 KK korban kebakaran rumah berjumlah Rp89,5 juta," ujarnya, Kamis (30/7).
Penerima bantuan terdiri atas Eni Supriani, Toba AD Ladong, Gideon, Meiga Mustika S, dan Yunedi B Towan dari Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun; Senie, Masmuni, Ardianto, dan Boloi dari Desa Tumbang Miwan, Kecamatan Kurun; serta Ibul dari Desa Tumbang Hamputung, Kecamatan Kahayan Hulu Utara.
Karya menjelaskan, musibah kebakaran yang dialami para penerima bantuan terjadi pada waktu yang berbeda, yakni sepanjang 2025 hingga awal 2026. Besaran bantuan yang diterima setiap KK juga berbeda, menyesuaikan tingkat kerusakan rumah dan ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, BPBD telah lebih dahulu menyalurkan bantuan logistik kepada masing-masing korban satu hingga dua hari setelah peristiwa kebakaran terjadi.
"Bagi KK yang berhalangan hadir, bantuan tetap akan kami salurkan dengan mendatangi rumah mereka," katanya.
Sementara itu, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan bantuan tersebut bertujuan meringankan beban warga yang terdampak musibah kebakaran.
"Kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi, baik bagi warga penerima bantuan maupun masyarakat luas, sehingga kerugian material dan risiko korban jiwa dapat dihindari," ujarnya.
Berdasarkan hasil perbincangan dengan para korban, kata Jaya, sebagian besar kebakaran rumah diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan penggunaan instalasi maupun peralatan listrik di rumah telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Salah seorang penerima bantuan, Eni Supriani, mengapresiasi respons cepat Pemkab Gunung Mas dalam membantu korban kebakaran. Menurutnya, bantuan tersebut sangat meringankan beban setelah rumahnya terdampak musibah.
"Kami mengapresiasi pemkab yang sudah tanggap membantu korban kebakaran. Semoga kepedulian seperti ini terus dijaga agar warga yang tertimpa musibah selalu mendapat perhatian," katanya. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno