Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Warga Gunung Mas Diminta Tetap Jaga Ketertiban saat Nobar Final Piala Dunia

Arham Said • Kamis, 16 Juli 2026 | 21:16 WIB
Suasana nobar semifinal piala dunia yang mempertemukan Inggris melawan Argentina, Kamis (16/7) dini hari.(arham said/radarsampit)
Suasana nobar semifinal piala dunia yang mempertemukan Inggris melawan Argentina, Kamis (16/7) dini hari.(arham said/radarsampit)

KUALA KURUN,radarsampit.jawapos.com-Kegiatan nonton bareng (nobar) partai final piala dunia 2026, yang mempertemukan timnas Spanyol melawan Argentina, akan digelar di Taman Kota Kuala Kurun, Senin (20/7) pukul 01.30 WIB. Suasana nobar tersebut diperkirakan akan berlangsung meriah.

"Bagi warga yang akan nobar, saya mengimbau agar menjaga keamanan, ketertiban, serta menghormati perbedaan pilihan timnas. Euforia sepak bola tidak boleh mengalahkan semangat persatuan," ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Evandi, Kamis (16/7).

Dalam nobar nanti, lanjut dia, jangan sampai ada ucapan ataupun tindakan dari penonton yang dapat memicu perpecahan atau mengganggu persatuan dan kesatuan. Warga datang untuk menikmati pertandingan dan mempererat kebersamaan.

"Mayoritas masyarakat menyukai sepak bola dan Piala Dunia selalu jadi tontonan yang dinantikan. Nobar seperti ini bisa menjadi ajang silaturahmi warga," terangnya.

Evandi  juga mengapresiasi langkah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas yang menggelar nobar final secara gratis. Sepak bola merupakan olahraga yang sangat digemari, sehingga kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan sekaligus hiburan bagi warga.

Baca Juga: Nobar Bola Berdarah! Pemuda Asal Palangka Raya Luka Perut Ditikam di Banjarmasin

"Saya sangat mengapresiasi pemkab karena sudah memfasilitasi warga untuk menyaksikan laga final piala dunia 2026," ujar Politikus Partai NasDem ini.

Namun demikian, dia berharap penyelenggaraan nobar tidak hanya dilakukan pada partai final. Ke depan, kegiatan serupa sudah dimulai sejak babak penyisihan, agar antusias warga bisa terakomodasi lebih maksimal.

"Sebenarnya saya berharap nobar itu dimulai sejak babak penyisihan. Tapi tidak apa-apa, lebih baik ada daripada tidak sama sekali," jelasnya.

Saat laga final nanti, Evandi mengakui sudah memiliki memiliki tim jagoan yang diyakini akan dapat keluar sebagai juara dunia pada edisi kali ini.la pun optimistis tim yang didukungnya mampu keluar sebagai juara dunia pada edisi kali ini.

"Saya menjagokan Argentina keluar sebagai juara piala dunia. Tidak ada alasan, pokoknya saya tetap Argentina," katanya sembari tertawa.

Dia juga berharap, suatu saat Indonesia tidak lagi hanya menjadi penonton di ajang Piala Dunia, tetapi mampu tampil sebagai peserta, sehingga seluruh rakyat dapat memberikan dukungan kepada tim nasional sendiri.

 

"Setiap piala dunia, bendera negara lain berkibar di Indonesia karena memang timnas belum pernah lolos. Kami berharap di edisi berikutnya, Indonesia bisa tampil di Piala Dunia," pungkas Evandi. (arm/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
DPRD Gunung Mas Nobar Piala Dunia Jaga Ketertiban Gunung Mas kuala kurun