Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemkab Gumas Edukasi ASN Soal Investasi Aman

Arham Said • Jumat, 10 Juli 2026 | 20:24 WIB
BERSAMA : Sekda Gumas Richard (batik biru) berfoto bersama dengan para ASN yang mengikuti kegiatan edukasi sekolah pasar modal terpadu tahun 2026 di aula kantor Dinas PU Gumas, Kamis (9/7/2026). FOTO : DISKOMINFO SANTIK GUMAS/RADAR SAMPIT
BERSAMA : Sekda Gumas Richard (batik biru) berfoto bersama dengan para ASN yang mengikuti kegiatan edukasi sekolah pasar modal terpadu tahun 2026 di aula kantor Dinas PU Gumas, Kamis (9/7/2026). FOTO : DISKOMINFO SANTIK GUMAS/RADAR SAMPIT

 

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan sekolah pasar modal kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam rangka road to sosialisasi dan edukasi pasar modal terpadu tahun 2026.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman ASN mengenai pasar modal, mendorong pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan produktif, serta memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang resmi, aman dan diawasi oleh OJK," ucap Sekda Gumas Richard, Kamis (9/7/2026).

Sekarang ini, perkembangan teknologi digital telah memberikan kemudahan untuk masyarakat dalam mengakses berbagai produk dan layanan keuangan. Namun di sisi lain, kemudahan tersebut juga diikuti dengan meningkatnya risiko, terutama maraknya investasi ilegal dan berbagai modus penipuan keuangan yang merugikan masyarakat.

Baca Juga: Panen Raya Padi di Lahan 25.817 Hektare, Kalteng Dukung Asta Cita Presiden RI

Modus tersebut sering dikemas secara meyakinkan, menggunakan testimoni palsu, tampilan aplikasi yang menarik, serta narasi keuntungan tinggi tanpa risiko. Kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian bersama, karena rendahnya literasi keuangan dapat membuat masyarakat mudah tergiur dan akhirnya mengalami kerugian.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap ASN mampu memahami perbedaan investasi legal dan ilegal, mengetahui manfaat serta risiko produk investasi, dan dapat mengambil keputusan keuangan dengan lebih cermat, rasional serta bertanggung jawab," jelasnya.

Dia juga mendorong ASN agar dapat memanfaatkan instrumen investasi secara resmi, baik itu melalui saham, reksa dana maupun instrumen pasar modal lainnya sesuai dengan profil risiko, kemampuan dan tujuan keuangan masing-masing.

Baca Juga: Fraksi PKB DPRD Kalteng: Keberhasilan APBD Diukur dari Manfaat bagi Masyarakat
"Dengan demikian, ASN tidak hanya mampu untuk mengelola penghasilan secara lebih produktif, tetapi juga dapat mempersiapkan masa depan keuangan keluarga secara lebih baik," terangnya.

Dia juga mengingatkan investasi harus dilakukan secara bijak. Pastikan lembaga dan produknya itu resmi, pahami manfaat dan risikonya, serta jangan mudah tergiur janji keuntungan besar yang tidak logis.

Investasi yang benar akan memberi manfaat, sedangkan investasi ilegal justru dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

"Saya juga berharap para ASN dapat menjadi duta literasi keuangan dan penyambung informasi yang benar di lingkungan kerja, keluarga dan masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Pelayanan Publik dan Derajat Kesehatan Masyarakat Gumas Perlu Ditingkatkan

Dia menambahkan, ASN harus mampu menjadi teladan dalam mengelola keuangan, sekaligus membantu masyarakat agar lebih berhati-hati, tidak mudah terjebak penipuan keuangan, dan selalu memilih produk keuangan yang legal, logis serta diawasi oleh otoritas berwenang.

"Semoga kegiatan sekolah pasar modal ini dapat memberikan manfaat nyata bagi ASN Kabupaten Gumas, tingkatkan pemahaman terhadap investasi yang benar, dan menjadi langkah awal membangun budaya keuangan yang sehat, aman dan produktif di daerah," pungkasnya. (arm/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#sekolah pasar modal #edukasi #gumas #asn #ojk