KUALA KURUN,radarsampit.jawapos.com-Dalam beberapa hari terakhir ini, pemadaman listrik juga sering kali terjadi di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), sama seperti di beberapa wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng). Akan tetapi, penyebab dari pemadaman listrik tersebut tidak diketahui secara pasti, hanya ada pemberitahuan yang dibagikan ke media sosial.
"Kami mendesak pihak PLN ULP Kuala Kurun, agar bersikap lebih terbuka kepada publik. Jelaskan ke masyarakat secara terbuka penyebab pemadaman bergilir itu," tegas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Binartha, Selasa (30/6).
Dirinya juga meminta agar pemadaman listrik bergilir harus dijelaskan secara komprehensif kepada masyarakat terkait penyebab, wilayah terdampak serta estimasi waktu normalisasi. Ia menegaskan, DPRD dan masyarakat berhak mengetahuinya, sehingga tidak muncul berbagai spekulasi di tengah publik.
"Transparansi dan keterbukaan merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, serta upaya untuk membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan PLN," tegas Binartha.
Baca Juga: Warga Berharap Listrik kembali Normal. Pemadaman Bergilir Resahkan UMKM
Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan listrik, tapi juga berhak memperoleh informasi yang jelas setiap kali terjadi pemadaman listrik. Untuk itu, seharusnya PLN tidak lagi membiarkan masyarakat berada dalam ketidakpastian.
"Listrik yang sering padam itu sangat menganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta roda perekonomian yang sangat bergantung dengan pasokan listrik," imbuhnya.
Di samping itu, lanjut dia, pihak dari PLN juga harus menyampaikan pemberitahuan lebih awal kepada masyarakat setiap kali akan dilakukan pemadaman listrik.
"Jangan sampai masyarakat dibuat bingung, karena listrik tiba-tiba padam tanpa ada penjelasan," tegas Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini.
Dirinya juga mengharapkan wakil rakyat yang duduk di DPR RI maupun DPD RI, untuk lebih serius memperjuangkan persoalan kelistrikan di Bumi Tambun Bungai.
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) layak untuk mendapat perhatian dan prioritas pemerintah pusat. Mengingat daerah ini menjadi salah satu penghasil bahan baku penting pembangkit listrik nasional, yakni batu bara.
"Kalteng harus mendapatkan perhatian dan lebih diprioritaskan, karena menjadi salah satu penghasil bahan baku listrik. Sudah seharusnya masyarakat di menikmati pasokan listrik," pungkas Binartha. (arm/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama