KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung transformasi posyandu sebagai pusat layanan dasar masyarakat yang terintegrasi melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi enam SPM guna meningkatkan kualitas pelayanan posyandu.
“Salah satu wujud dukungan tersebut yakni melalui berbagai bantuan intervensi yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan posyandu,” ujar Aisyah, Senin (22/6).
Bantuan yang disalurkan meliputi 30 paket alat tulis untuk murid taman kanak-kanak pada bidang pendidikan. Pada bidang kesehatan, diberikan satu unit timbangan bayi, satu unit stadiometer, satu unit timbangan injak digital, dan satu unit tensimeter digital.
Selanjutnya, pada bidang pekerjaan umum disalurkan satu unit pompa air, sedangkan bidang perumahan rakyat menerima satu unit bak sampah. Pada bidang sosial, TP-PKK Kalteng menyerahkan 30 paket sembako kepada masyarakat.
Sementara itu, untuk bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, bantuan yang diberikan berupa satu unit alat pemadam api ringan (APAR), lima lembar terpal, lima lembar matras, serta 20 boks masker untuk mendukung penanggulangan bencana.
Aisyah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kader posyandu untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, transformasi posyandu ditandai dengan perluasan fungsi pelayanan yang tidak lagi hanya berfokus pada sektor kesehatan, tetapi juga mencakup enam bidang SPM, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Menurut dia, ketentuan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu yang menjadi dasar pengembangan posyandu sebagai pusat layanan masyarakat yang lebih komprehensif.
Selain itu, Aisyah mengajak seluruh kader posyandu untuk terus meningkatkan kapasitas dan keterampilan serta memperkuat kolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Secara terpisah, Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, mengatakan pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terus mengembangkan transformasi posyandu melalui penerapan enam SPM agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
“Melalui pengembangan posyandu dengan enam SPM, kami berharap pelayanan kepada masyarakat semakin luas, mudah diakses, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan tersebut diharapkan menjadikan posyandu sebagai wadah pelayanan yang lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gunung Mas. (arm)
Editor : Heru Prayitno