KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com - Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM), di Stadion Mini Kuala Kurun.
"Pelaksanaan GPM tersebut dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gumas tahun 2026," ucap Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing, Senin (15/6/2026).
Dia menyampaikan, GPM merupakan salah satu langkah strategis dari pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi, maupun menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pangan, jelang Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gumas.
"Intervensi pasar melalui penjualan berbagai pangan bersubsidi merupakan salah satu solusi efektif, agar harga tetap stabil dan pasokan aman," jelasnya.
Dia mengatakan, gerakan pangan murah bertujuan bukan hanya menstabilkan harga, tetapi juga untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
"Semoga gerakan pangan murah bisa menstabilkan harga bahan pangan, sehingga menjaga daya beli masyarakat, membantu perputaran ekonomi serta sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gumas," terangnya.
Baca Juga: 15 Jamaah Haji Asal Gumas Tiba di Kampung Halaman
Sementara itu, Kepala DPKP Kabupaten Gumas Eigh Manto menuturkan, komoditas pangan yang dijual dan disubsidi yakni beras premium lahap Rp70.000 per sak lima kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, bawang merah Rp25.000 per 0,5 kilogram, bawang putih Rp15.000 per 0,5 kilogram, telur ayam ras Rp55.000 per tabak.
Selanjutnya beras premium SPHP Rp58.000 per sak lima kilogram, beras premium punokawan Rp77.000 per sak lima kilogram, beras premium punokawan Rp154.000 per sak 10 kilogram, minyak goreng kita Rp15.000 per kilogram dan ikan patin segar Rp38.000 per kilogram.
"Pelaksanaan GPM langsung diserbu warga. Hanya kurang dari dua jam, komoditas yang dijual sudah habis dibeli," tuturnya.
Dalam pelaksanaan GPM ini, tambah dia, disediakan beras SPHP lima kilogram sebanyak 50 sak, beras premium Punokawan lima kilogram sebanyak 160 sak, beras premium lahap lima kilogram sebanyak 755 sak, gula pasir sebanyak 510 kilogram.
Selanjutnya, bawang merah 200 kilogram, bawang putih 200 kilogram, minyak goreng kita 612 liter, minyak goreng fortune 180liter, telur ayam ras 308 tabak, daging ayam ras 50 kilogram, dan ikan patin 100 kilogram.
"Setiap pelaksanaan GPM selalu mendapat respon positif. Warga sangat antusias dan memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau," pungkasnya. (arm/fm)
Editor : Farid Mahliyannor