Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BPS Gumas Matangkan Kesiapan Petugas SE 2026

Arham Said • Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:47 WIB
BERSAMA : Para petugas SE2026 berfoto bersama usai pelatihan, Kamis (11/6/2026). FOTO : BPS GUMAS/RADAR SAMPIT
BERSAMA : Para petugas SE2026 berfoto bersama usai pelatihan, Kamis (11/6/2026). FOTO : BPS GUMAS/RADAR SAMPIT

 

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mematangkan kesiapan petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui pelatihan yang diikuti 130 peserta. Kegiatan ini bertujuan memastikan petugas siap melaksanakan pendataan di lapangan.

Kepala BPS Kabupaten Gumas Mulya Setiawan mengatakan, pelatihan digelar dalam dua gelombang, yakni pada 6–8 Juni dan 10–12 Juni 2026 di Kuala Kurun.

“Petugas akan melaksanakan pendataan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Karena itu, seluruh petugas harus memahami konsep, metode, dan teknis pendataan secara menyeluruh,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: Propam Sidak Narkoba di Polres Gumas, 224 Personel Dites Urine Mendadak

Menurut dia, data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi gambaran kondisi ekonomi masyarakat dan daerah. Karena itu, akurasi data menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dan definisi sensus, teknik wawancara, hingga penggunaan aplikasi Flexible Authentically Survey in Harmony (Fasih) Mobile sebagai sarana pendataan berbasis digital.

“Fasih-Mobile merupakan aplikasi survei dan sensus milik BPS yang dapat diunduh melalui Play Store. Aplikasi ini memudahkan petugas melakukan pendataan secara lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

Baca Juga: 24 Tahun Gunung Mas! Mantapkan Langkah Menuju Daerah Mandiri

Ia berharap seluruh petugas mampu menjalankan tugas dengan baik sehingga menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mulya menambahkan, SE2026 merupakan pendataan menyeluruh yang mencakup berbagai pelaku ekonomi, mulai dari usaha mikro, perbankan, badan usaha milik daerah (BUMD), hingga perusahaan swasta berskala besar.

Baca Juga: Bikin Warga Ketar-ketir, Sarang Tawon Vespa Raksasa Ditaklukkan BPK Kamboja Palangka Raya dalam Operasi 2 Jam

Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing menegaskan bahwa hasil sensus akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Petugas lapangan memegang peran strategis dalam keberhasilan SE2026. Karena itu, pendataan harus dilakukan secara maksimal agar seluruh masyarakat dapat terdata dengan baik,” tegasnya. (arm/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#gumas #pelatihan #bps #Sensus Ekonomi 2026