KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, diminta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Imbauan tersebut disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perhubungan (DLHKP) Kabupaten Gumas.
Kepala DLHKP Gumas, Tumi Hassi, mengatakan pengelolaan sampah harus dimulai dari langkah sederhana, yakni pemilahan, pengurangan, dan pemanfaatan kembali sampah.
“Pengelolaan sampah yang baik itu bisa dimulai dari pemilahan, pengurangan, dan pemanfaatan kembali sampah,” ujarnya, Kamis (11/6).
Ia menegaskan, persoalan sampah merupakan isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, namun sering dianggap sepele. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat berdampak pada lingkungan yang tidak sehat dan menurunkan kualitas hidup masyarakat.
“Apabila sampah tidak dikelola dengan baik maka dapat berdampak besar, mulai dari lingkungan yang tidak sehat dan menurunnya tingkat kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Tumi menjelaskan, DLHKP terus mengintensifkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi di tingkat desa, tidak hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, desa harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Saat ini, permasalahan sampah menjadi perhatian serius berbagai pemangku kepentingan. Kabupaten Gumas juga diketahui sempat menerima sanksi administrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kota Kuala Kurun masih menggunakan sistem pembuangan terbuka.
Menyikapi kondisi tersebut, DLHKP bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengundang seluruh pemerintah desa dan BPD untuk mengikuti sosialisasi tata kelola persampahan di desa. Narasumber dalam kegiatan tersebut berasal dari DLHKP Gumas. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno