KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 50 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengikuti pelatihan kerajinan anyaman janur yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gumas, Selasa (9/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus ormas sekaligus mengembangkan keterampilan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gumas, Jhonson Ahmad, mengatakan pelatihan tersebut dipilih karena anyaman janur memiliki potensi ekonomi serta nilai pelestarian budaya. Menurutnya, penggunaan janur masih banyak dijumpai dalam berbagai kegiatan adat maupun acara seremonial.
“Pelatihan kerajinan itu diikuti oleh 50 peserta untuk peningkatan kapasitas para pengurus ormas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan dan pemberdayaan ormas di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan sehingga mampu meningkatkan kapasitas organisasi dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Supriadi, menjelaskan peserta terdiri dari 27 orang dari ormas berbasis adat dan budaya, 15 orang dari ormas keagamaan, serta delapan orang dari ormas berbasis profesi atau nasional.
Selain praktik kerajinan, peserta juga mendapatkan materi mengenai fungsi, hak, kewajiban, serta larangan dan sanksi bagi ormas.
Saat ini, terdapat 17 ormas yang terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Gumas. Seluruhnya disebut turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan ormas di Kabupaten Gunung Mas. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno