KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Tim gabungan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Polsek Kurun, dan Koramil Kurun melakukan edukasi 3M Plus serta Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menyambangi rumah warga di Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Senin (8/6). Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gumas Rina Sari melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Waltiana mengatakan, edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan DBD. Warga diajak menerapkan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mendaur ulang barang bekas, serta upaya tambahan seperti menggunakan lotion anti nyamuk atau kelambu.
“Melalui edukasi 3M Plus, kami ingin warga menjadi juru pemantau jentik mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.
Selain edukasi, tim gabungan juga melakukan PSN dengan memeriksa berbagai tempat penampungan air di rumah warga, seperti bak mandi, vas bunga, hingga barang bekas di pekarangan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.
Petugas memastikan tidak terdapat genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab DBD tersebut.
Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Kurun Ipda Annaqib Mufadhol menyatakan, keterlibatan Polri merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan penyakit di masyarakat. Ia menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi untuk menekan potensi penyebaran DBD.
“Kami mendampingi dinas kesehatan untuk memastikan lingkungan warga aman dari jentik nyamuk. Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas,” katanya.
Ia menambahkan, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program pemerintah di bidang kesehatan demi mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif di Kabupaten Gumas. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno