Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemkab Gumas Perkuat Kompetensi Tenaga Medis dalam Menangani Malaria  

Arham Said • Minggu, 24 Mei 2026 | 19:16 WIB
Para peserta pelatihan tatalaksana malaria ketika berfoto bersama, pekan lalu. ( DINKES GUNUNG MAS FOR RADAR SAMPIT)
Para peserta pelatihan tatalaksana malaria ketika berfoto bersama, pekan lalu. ( DINKES GUNUNG MAS FOR RADAR SAMPIT)

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 19 tenaga kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengikuti pelatihan tatalaksana malaria yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Gumas bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalimantan Tengah.

Pelatihan berlangsung selama enam hari, mulai 18 hingga 23 Mei 2026, dengan peserta terdiri atas dokter dan perawat perwakilan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah setempat.

“Sebanyak 19 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat perwakilan puskesmas serta rumah sakit mengikuti pelatihan tatalaksana malaria,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gumas, Rina Sari, Minggu (24/5).

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan terkait deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga penatalaksanaan kasus malaria sesuai standar dan pedoman yang berlaku.

Rina mengatakan, penguatan kompetensi tenaga medis merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gumas dalam mewujudkan daerah bebas malaria pada 2030.

Menurut dia, malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena dapat memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan warga. Penyakit tersebut ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina.

“Upaya mewujudkan bebas malaria pada 2030 tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk tenaga medis di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Gumas pada 2023 telah menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan RI sebagai tanda daerah tersebut dinyatakan bebas malaria.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan ketat melalui berbagai program preventif guna mempertahankan status tersebut sekaligus mendukung target bebas malaria 2030.

Sementara itu, Kepala Bapelkes Kalimantan Tengah, Idayati, mendukung pelaksanaan pelatihan tersebut sebagai upaya penguatan kapasitas tenaga kesehatan di Kabupaten Gumas.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat di fasilitas kesehatan masing-masing untuk mendukung percepatan eliminasi malaria,” katanya. (arm/yit)

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
#malaria #Gunung Mas (Gumas)