KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Ribuan umat kristiani di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melakukan ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus di sejumlah gereja.
Selama ibadah, personel Kepolisian Resor (Polres) Gumas memberikan pengamanan maksimal agar menjamin kenyamanan seluruh jemaat gereja.
"Pengamanan ibadah kami lakukan secara humanis, yang tersebar merata di sembilan kecamatan, mulai dari Kecamatan Kurun hingga Manuhing," ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, Kamis (14/5).
Selama pengamanan, kata dia, personel kepolisian berjaga di depan gerbang gereja, menyapa jemaat yang datang, sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di sekitar lokasi ibadah.
"Pengerahan personel untuk lakukan pengamanan menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beribadah. Kami pastikan setiap sudut gereja telah disterilisasi, sebelum jemaat memasuki ruangan," jelasnya.
Di Kecamatan Kurun, pengamanan difokuskan pada sejumlah gereja besar seperti GKE Estomihi, GKE Sion, dan Gereja Katolik Santo Arnoldus Janssen. Khusus di Gereja Katolik yang dihadiri sekitar 250 jemaat, sinergi dan kolaborasi TNI-Polri sangat solid dalam menjaga area gereja.
Selanjutnya di Kecamatan Tewah, terpantau enam gereja termasuk GKE Batang Pambelum dan GBI Tewah juga melaksanakan ibadah secara serentak dengan penjagaan ketat dari para personel Polsek Tewah.
Kemudian, di GKE Bukit Sion Kecamatan Manuhing juga dihadiri oleh ratusan jemaat. Alur keluar-masuk kendaraan tetap tertib berkat arahan dari personel kepolisian yang bersiaga.
"Fokus kami dalam pengamanan yakni memberikan rasa aman, sehingga jemaat bisa beribadah dengan tenang dan penuh sukacita," tegasnya.
Selain pengamanan di gereja, personel kepolisian juga melaksanakan patroli dialogis ke pemukiman warga untuk memastikan keamanan lingkungan selama rumah ditinggalkan oleh para jemaat yang pergi ke gereja.
"Upaya ini mendapatkan respon positif dari tokoh agama setempat, yang merasa sangat terbantu dengan keberadaan personel di lapangan," ujarnya.
Dia mengakui, rangkaian kegiatan ibadah di seluruh wilayah hukum Polres Gumas terpantau aman kondusif. Tidak ada gangguan sekecil apapun yang terjadi. Ini membuktikan bahwa toleransi antarumat beragama di Kabupaten Gumas sangat kuat.
"Antusiasme jemaat cukup tinggi, dengan kehadiran ratusan orang di setiap gereja. Kehadiran kepolisian untuk pastikan seluruh rangkaian ibadah Kenaikan Yesus Kristus tahun 2026 berjalan aman," tuturnya.
Dia menambahkan, keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga harmoni dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Gumas.
"Kami komitmen mempertahankan situasi kondusif ini, pada setiap momentum hari besar keagamaan," tandasnya. (arm)
Editor : Slamet Harmoko