Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dua Pelajar Gunung Mas Lolos Seleksi SMA Taruna Nusantara  

Arham Said • Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB
Marako Sielvino Geraldy saat mengikuti seleksi tahap II penerimaan siswa baru SMA Taruna Nusantara Tahun Pelajaran 2026/2027, beberapa waktu lalu. (HEVY SIMPEI FOR RADAR SAMPIT)
Marako Sielvino Geraldy saat mengikuti seleksi tahap II penerimaan siswa baru SMA Taruna Nusantara Tahun Pelajaran 2026/2027, beberapa waktu lalu. (HEVY SIMPEI FOR RADAR SAMPIT)

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Dua pelajar asal Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berhasil diterima di SMA Taruna Nusantara untuk tahun pelajaran 2026/2027 setelah melalui seleksi ketat tingkat nasional.

Kedua pelajar tersebut adalah Marako Sielvino Geraldy dari SMP Pionir Kuala Kurun dan Nabilah Taufiqah Hanniah dari SMPN 6 Kurun. Keberhasilan itu disambut gembira oleh keluarga masing-masing.

Ayah Marako, Hevy Simpei, mengaku bersyukur anaknya diterima melalui jalur prestasi yang memiliki persaingan ketat di tingkat nasional.

“Marako memang memiliki keinginan kuat untuk masuk SMA Taruna Nusantara,” ujar Hevy Simpei, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, untuk lolos administrasi jalur prestasi, peserta diwajibkan memiliki nilai rata-rata di atas 85 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, Bahasa Inggris, dan Matematika sejak semester I hingga IV.

Menurut dia, capaian akademik tersebut diraih Marako melalui konsistensi dan disiplin belajar sejak dini.

Selain berprestasi di bidang akademik, Marako juga aktif dalam kegiatan nonakademik. Ia pernah mengikuti Turnamen Bulutangkis Bupati Cup I dan II, meraih peringkat I di sekolah, serta aktif dalam lomba seni musik.

Hevy mengatakan, anaknya bercita-cita menjadi anggota Polri dan melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian (Akpol).

“Dalam kesehariannya, Marako tidak berbeda dengan remaja lainnya, tetapi lebih fokus ketika belajar dan gemar membaca,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan lolos ke SMA Taruna Nusantara bukan akhir perjalanan, melainkan awal perjuangan baru.

Hevy juga berpesan agar anaknya tidak larut dalam euforia keberhasilan dan tetap rendah hati, rajin belajar, serta terus melatih fisik dan mental karena kehidupan di kampus dan asrama lebih berat.

Selain itu, ia memotivasi generasi muda agar berani bermimpi besar dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

“Saya juga mengapresiasi para guru SMP Pionir Kuala Kurun yang memiliki dedikasi luar biasa dalam membina dan mendidik pelajar,” pungkasnya. (arm/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#SMA Taruna Nusantara #Gunung Mas