Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Mimie Mariatie Dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Gunung Mas

Arham Said • Rabu, 6 Mei 2026 | 11:35 WIB
Suasana pengukuhan Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong sebagai ibunda guru Kabupaten Gumas, di GPU Damang Batu, Selasa (5/5/2026). (diskominfo santik for radar sampit)
Suasana pengukuhan Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong sebagai ibunda guru Kabupaten Gumas, di GPU Damang Batu, Selasa (5/5/2026). (diskominfo santik for radar sampit)

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengukuhkan Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong sebagai Ibunda Guru Kabupaten Gumas dalam Konferensi Kerja Kabupaten PGRI Gumas 2026, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Mimie menegaskan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pendidikan. Menurut dia, pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama.

Ia menyatakan, guru memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan daerah. Selain mentransfer ilmu, guru juga membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta membangun kepribadian yang tangguh dan berintegritas.

“Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi dan hadir di hati peserta didik,” ujarnya.

Mimie menambahkan, di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi, guru dituntut terus beradaptasi melalui peningkatan kompetensi dan pengembangan metode pembelajaran inovatif. Guru juga berperan sebagai motivator dan pembimbing agar peserta didik mampu berpikir kritis, kreatif, dan mandiri.

Ia menekankan, pendidikan berkualitas akan melahirkan generasi yang cerdas, berdaya saing, serta mencintai budaya dan kearifan lokal. Karena itu, keberadaan guru perlu didukung, dilindungi, dan dimuliakan.

Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan pihak terkait guna mewujudkan sistem pendidikan yang maju, inklusif, dan merata hingga pelosok.

Mimie juga mendorong guru untuk menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, dan gotong royong kepada peserta didik sebagai perekat persatuan.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing menyatakan, pengukuhan Ibunda Guru bukan sekadar seremonial, melainkan penguatan peran dalam membangun ekosistem pendidikan yang harmonis dan berkarakter.

Ia menilai, Ibunda Guru memiliki posisi strategis sebagai pengayom, pemberi semangat, dan inspirator bagi keluarga besar PGRI.

Efrensia berharap Mimie dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi, serta menjadi teladan yang mampu merangkul dan memotivasi para guru.

“Dukungan moral, sosial, dan emosional dari Ibunda Guru sangat penting untuk memperkuat kebersamaan dan keharmonisan dalam lingkungan pendidikan,” tandasnya. (arm/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#Gunung Mas #Ibunda Guru