KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Dua siswa SMAN 1 Kuala Kurun, M. Rasya Wira Pratama dan Samuel Panenganu, meraih prestasi tingkat nasional pada ajang Indonesian Student Research Competition (ISRC) 2026 yang digelar di Bandung, 16–19 April 2026.
M. Rasya Wira Pratama meraih juara II kategori teknik, sedangkan Samuel Panenganu meraih juara III kategori teknologi. Kompetisi ini diikuti ratusan pelajar dari seluruh Indonesia. Kepala SMAN 1 Kuala Kurun Batuah menyatakan bangga atas capaian tersebut.
“Prestasi ini menunjukkan siswa memiliki nalar kritis dan kemampuan inovasi di bidang teknik dan teknologi,” ujar Batuah, Minggu (3/5).
Dalam kompetisi itu, keduanya dinilai unggul karena menghadirkan inovasi yang solutif dan aplikatif serta mampu bersaing dengan sekolah unggulan lain.
Rasya meraih juara melalui penelitian berjudul Kahayan Puraero, yakni sistem reduksi aerosol PM2.5 berbasis serat purun untuk mitigasi kabut asap di ekosistem gambut Kabupaten Gunung Mas. Sementara Samuel meraih juara lewat karya Betang-Cool, optimalisasi ventilasi alami rumah betang untuk kenyamanan bangunan tropis modern yang mendukung SDGs 7, 11, dan 13.
Batuah menambahkan, capaian tersebut membuktikan keterbatasan geografis bukan hambatan bagi siswa daerah untuk berprestasi di tingkat nasional. Ia berharap penelitian keduanya dapat terus dikembangkan dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Gunung Mas.
Ia juga mengapresiasi peran guru pembimbing serta kerja keras para siswa selama persiapan hingga pelaksanaan lomba.
Secara terpisah, Aipda Roys Putranto Hidayat, orang tua Rasya, mengaku bangga atas prestasi anaknya yang mewakili Kalimantan Tengah di tingkat nasional. “Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus belajar dan berprestasi,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi awal untuk pengembangan kemampuan, perluasan wawasan, serta kontribusi yang lebih besar bagi daerah. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno