Maling Gagal Bobol Toko Obat di Gunung Mas, Kabur saat Piket Pamapta Polres Gumas Datang

Arham Said • Dipublikasikan Minggu, 29 Maret 2026 | 06:13 WIB
MENDATANGI : Tim Piket Pamapta Polres Gumas ketika mendatangi toko obat yang hampir dibobol maling, di Jalan Sangkurun, Sabtu (29/3) dini hari. HUMAS POLRES GUNUNG MAS FOR RADAR SAMPIT
MENDATANGI : Tim Piket Pamapta Polres Gumas ketika mendatangi toko obat yang hampir dibobol maling, di Jalan Sangkurun, Sabtu (29/3) dini hari. HUMAS POLRES GUNUNG MAS FOR RADAR SAMPIT

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Piket Pamapta Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) menerima berbagai laporan pengaduan masyarakat, melalui layanan call center 110 dalam satu malam. Mulai dari bantuan kemanusiaan, penanganan gangguan keamanan dan percobaan aksi kriminal.

Laporan pengaduan pertama pada Jumat (27/3) pukul 20.18 WIB, yaitu permohonan pendampingan membawa salah satu warga yang meninggal dunia karena sakit di Kurun Seberang, menuju RSUD Kuala Kurun untuk dilakukan pemeriksaan medis secara resmi dan prosedural.

"Kami segera bergegas menuju rumah duka untuk mendampingi pihak keluarga yang sedang berduka," ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Piket Pamapta Ipda Sumber Nadi, Sabtu (28/3).

Selanjutnya Sabtu (28/3) pukul 01.40 WIB, personel menerima laporan masyarakat mengenai gangguan ketertiban umum, akibat suara musik dari acara syukuran yang mengganggu waktu istirahat warga sekitar di Jalan Nanas, Kota Kuala Kurun.

"Personel kami langsung ke lokasi untuk memberi imbauan secara humanis, sehingga situasi kembali tenang," ujarnya.

Kemudian di malam yang sama pukul 03.13 WIB, Call Center 110 menerima laporan darurat terkait aksi percobaan pencurian. Seorang pria dilaporkan mencoba membongkar Toko Obat Ibu Arit di Jalan Sangkurun, dengan membawa senjata tajam jenis parang.

"Dengan kecepatan para personel dalam merespon laporan tersebut berhasil mencegah terjadi kerugian materiil dan korban jiwa di lokasi kejadian," jelasnya.

Dia menyampaikan, seluruh rangkaian penanganan pengaduan itu dilakukan dengan pola pengamanan yang terintegrasi. Piket Pamapta memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti cepat sesuai standar operasional prosedur (SOP) kepolisian.

"Layanan Call Center 110 adalah garda terdepan untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan menjadi prioritas utama, untuk segera ditangani demi menjamin rasa aman," tegasnya.

Berkat respon cepat dari jajaran Polres Gumas, kata dia, seluruh rangkaian kejadian itu berhasil ditangani dengan aman dan kondusif tanpa kendala berarti. Pihaknya berkomitmen layanan Call Center 110 itu bukan sekadar saluran telepon, tetapi jadi jembatan kepercayaan warga, baik itu urusan kemanusiaan dan gangguan kamtibmas.

"Keberhasilan ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian melalui layanan 110 yang tersedia selama 24 jam," tukasnya. (arm/sla)

Editor : Slamet Harmoko
toko obat Gunung Mas polres gunung mas maling Pamapta