Tokoh Kalteng dan Ribuan Warga Hadiri Pemakaman Nadalsyah (Koyem) di Islamic Center Muara Teweh

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:44 WIB
Prosesi upacara pemakaman Nadalsyah (Koyem) di kawasan Islamic Center Muara Teweh, yang dihadiri sejumlah tokoh di Kalteng, dan ribuan warga setempat.(istimewa/biroadpim)
Prosesi upacara pemakaman Nadalsyah (Koyem) di kawasan Islamic Center Muara Teweh, yang dihadiri sejumlah tokoh di Kalteng, dan ribuan warga setempat.(istimewa/biroadpim)

Suasana haru menyelimuti kawasan Islamic Center Muara Teweh, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru,Rabu (7/10/2026). Di tempat itu, keluarga, pejabat pemerintahan, para tokoh serta ribuan warga berkumpul untuk mengantarkan H Nadalsyah alias Koyem ke peristirahatannya yang terakhir.

----------------------------------------

Suara isak tangis terdengar di tengah prosesi pemakaman. Kepergian mantan Bupati Barito Utara dua periode itu meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang pernah merasakan kepemimpinannya.

Nadalsyah mengembuskan napas terakhir pada Senin (5/10/2026), setelah menjalani perawatan medis di RS Siloam Jakarta. Sebelumnya, almarhum diketahui rutin menjalani pengobatan medis, termasuk sempat berobat ke Penang, Malaysia.

Dalam acara prosesi pemakaman itu, penghormatan terakhir diberikan kepada tokoh yang selama satu dekade pernah memimpin Kabupaten Barito Utara tersebut. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo bertindak sebagai inspektur upacara.

Di hadapan keluarga, pejabat, dan masyarakat yang hadir, doa khusus juga dipanjatkan untuk almarhum.

Nadalsyah menjabat Bupati Barito Utara pada periode 2013–2018 dan kembali memimpin untuk periode 2018–2023.Sepuluh tahun berada di pucuk pemerintahan daerah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat menjadi bagian dari catatan pengabdiannya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik Kalimantan Tengah. Semoga Allah SWT mengampuni seluruh kesalahan dan dosa almarhum, menerima amal ibadah beliau, serta menempatkan almarhum di tempat yang mulia di sisi-Nya,” ujar Edy Pratowo.

Baca Juga: Adakan Pertemuan dengan Sang Rival, Koyem Akui Agustiar Pemenang Pilkada Kalteng

Menurutnya, almarhum merupakan salah satu putra daerah yang telah memberikan karya dan pengabdian bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Ungkapan duka juga disampaikan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Menurutnya, sosok Nadalsyah bukan hanya dikenalnya sebagai mantan Bupati Barito Utara dua periode, tetapi juga sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng.

Diakuinya, perjalanan mereka berdua  dalam dunia politik tidak selalu berada dalam satu garis. Ada dinamika dan kompetisi politik yang pernah mempertemukan keduanya.Namun, setelah kompetisi berlalu, ruang kebersamaan tetap terbuka.

Agustiar mengenang perjalanan tersebut sebagai bagian dari dinamika kehidupan politik dan pemerintahan di Kalteng. “Kami turut berdukacita yang mendalam atas wafatnya almarhum Haji Nadalsyah. Tentu banyak suka dan duka yang kami lalui bersama,” ungkapnya.

Bagi Agustiar, sikap Nadalsyah yang tetap membuka ruang kebersamaan setelah kompetisi pemilihan kepala daerah menjadi salah satu hal yang dikenangnya.Perbedaan yang pernah ada kemudian menjadi bagian dari perjalanan bersama dalam membangun daerah.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, di mana pun tempatnya, kita mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Keluarga yang ditinggalkan juga diberikan kekuatan dan ketabahan,” lanjut Agustiar.

Pemakaman Nadalsyah juga turut dihadiri sejumlah bupati dan wakil bupati di Kalteng.Hadir pula Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng Sunarti, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalteng.(daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
Muara Teweh pemakaman barito utara nadalsyah koyem