Radarsampit.jawapos.com - Terombang-ambing hingga terdampar terpencar di pantai Seruyan, lima perahu karet penyelamat kosong menjadi saksi bisu mencekamnya detik-detik tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Deburan ombak di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, membawa kabar duka yang terombang-ambing dari tengah Laut Jawa.
Pada Rabu (16/9/2026), lima unit liferaft (perahu karet penyelamat daruat) berwarna mencolok ditemukan mengapung dan terdampar terpencar di sepanjang garis pantai.
Penemuan ini memecah kesunyian pesisir, mengonfirmasi jejak tragedi karamnya KM Virgo Transport 8 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Minggu (13/9/2026) dini hari.
Di salah satu tabung rakit yang terdampar, tulisan “Virgo Transport 8” masih terbaca jelas. Keberadaan lima liferaft kosong yang terpisah jauh satu sama lain itu seolah menjadi saksi bisu betapa mencekamnya detik-detik saat kapal nahas tersebut diterjang cuaca buruk di sekitar perairan Masalembo.
Baca Juga: Sabu Rp1,42 Miliar Dimusnahkan Polres Kotim, Hampir 1 Kilogram Narkoba Disebut Selamatkan 9.473 Jiwa
Perjuangan Menembus Pasang Surut Pesisir
Mendapat laporan dari warga lokal, petugas tidak tinggal diam. Tiga personel Ditpolairud Polda Kalteng bersama seorang anggota Babinsa langsung bergerak cepat menuju lokasi pada Rabu (16/9/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, menjangkau lokasi penemuan bukanlah perkara mudah.
Akses darat yang terbatas memaksa tim gabungan menerobos medan berat menggunakan sepeda motor, menyusuri pesisir pantai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut.
"Kondisi jalan yang dipengaruhi pasang surut air laut membuat perjalanan tidak mudah," ungkap Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kamis (17/9/2026).
Setelah tiga jam membelah pasir pantai dan hempasan ombak, tim tiba di titik lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Penyisiran yang dilakukan mengiringi garis pantai membawa hasil yang mengejutkan: bukan hanya satu, melainkan lima unit liferaft ditemukan terdampar dalam kondisi berjauhan.
Baca Juga: Rumah Dibobol di Sampit, Teralis Jendela Dijebol, Tiga Terduga Pelaku Diciduk Kurang dari Sepekan
Titik Terang Pencarian Korban
KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin mengangkut lebih dari ratusan penumpang sebelum dilaporkan mengalami perubahan titik berat (center of gravity) dan tenggelam akibat dihantam cuaca ekstrem.
Di tengah operasi pencarian dan pertolongan (SAR) skala besar yang masih terus berlangsung, temuan lima rakit penyelamat di perairan Seruyan ini menjadi potongan teka-teki penting bagi tim penyelamat.
Karena keterbatasan sarana pengangkut di medan yang sulit, kelima life raft tersebut untuk sementara diamankan di Posko Karhutla Desa Sungai Perlu, Seruyan.
Baca Juga: Pinjam Motor Janji Tiga Hari Dikembalikan, Rifqi Malah Berniat Jual atau Gadaikan hingga Berujung Si
Pada Kamis (17/9/2026), tim gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda Kalteng, Basarnas, dan Pos AL Kuala Pembuang dikerahkan kembali ke lokasi menggunakan armada yang lebih memadai untuk mengangkut seluruh barang bukti keselamatan tersebut.
Penemuan ini diharapkan dapat memberikan petunjuk baru bagi tim SAR gabungan dalam menyisir keberadaan para korban yang masih terus dicari di perairan sekitar. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor