Sebuah Harapan dari Pergantian Kapolres Kotim diantara Tujuh Kapolres di Jajaran Polda Kalteng

Rado. • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 21:41 WIB
Kapolres Kotim yang baru AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W beserta istri, saat menerima ucapan selamat dari rekan anggota Polri, usai serahterima jabatan di Mapolda Kalteng, Rabu (9/9). (istimewa/Polda Kalteng)
Kapolres Kotim yang baru AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W beserta istri, saat menerima ucapan selamat dari rekan anggota Polri, usai serahterima jabatan di Mapolda Kalteng, Rabu (9/9). (istimewa/Polda Kalteng)

Diingatkan,Hukum Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah  (Kalteng)kembali bergerak. Tujuh pemegang kursi kapolres/kapolresta berganti. Bersamaan dengan itu, muncul harapan agar pergantian tersebut tak berhenti sebatas perpindahan jabatan, tetapi membawa energi baru dalam pelayanan dan penegakan hukum.

----------------------------

Namun bagi publik, pergantian itu tentu memiliki makna lebih panjang.Nama boleh berganti. Seragam tetap sama. Tetapi harapan publik ikut diletakkan di pundak para pejabat baru.

Salah satunya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pekerjaan rumah yang harus diselesaikan kapolres baru sudah menunggu. Laporan masyarakat membutuhkan kepastian. Persoalan hukum membutuhkan transparansi. Dan kepercayaan publik harus terus dijaga.

Kapolres sebelumnya, AKBP Resky Maulana Zulkarnain telah menyerahkan jabatannya kepada AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W. I Kadek, yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Banten.Sementara Resky mendapat tugas baru sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Kalteng.

Harapan datang dari Ketua Lembaga Bantuan Hukum Mata Nusantara Kalimantan (LBH MNK) Anekaria Safari,  kepada Kapolres Kotim yang baru agar mampu memberikan perhatian serius terhadap laporan dan pengaduan masyarakat.

“Masyarakat tidak hanya membutuhkan polisi yang hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Masyarakat juga membutuhkan kepastian bahwa setiap laporan, pengaduan dan persoalan hukum ditangani secara serius, transparan dan berdasarkan hukum,”ujarnya, Rabu (9/9) kepada Radar Sampit.

Dirinya juga mengingatkan agar tidak terjadi perbedaan perlakuan terhadap laporan masyarakat.Jangan sampai, kata dia, ada laporan yang bergerak cepat, sementara laporan lainnya berjalan lambat tanpa kejelasan.

“Semua warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perlindungan hukum,” tegas Anekaria Safari.

Menurutnya, tantangan Kapolres baru bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban. Persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga harus menjadi perhatian.Mulai dari sengketa tanah, konflik antara masyarakat dan badan usaha, aktivitas usaha, yang diduga melanggar hukum hingga berbagai perkara pidana lainnya.

Kapolres baru juga diharapkannya tidak ragu melakukan evaluasi terhadap persoalan yang selama ini menjadi perhatian publik.

“Siapa pun yang benar harus mendapatkan perlindungan hukum dan siapa pun yang terbukti melanggar harus diproses sesuai ketentuan. Jangan hukum tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” imbuhnya.

LBH MNK pun menyatakan siap membangun komunikasi dan bersinergi dengan Polres Kotim. Namun, fungsi kontrol sosial tetap akan dijalankan.

“Kami siap bersinergi, tetapi kami juga akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Kritik terhadap penegakan hukum bukan berarti memusuhi kepolisian. Justru kritik yang konstruktif diperlukan agar institusi semakin dipercaya masyarakat,” papar Anekaria Safari.

Sementara itu, serah terima jabatan tujuh perwira menengah Polri itu dipimpin langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan di Aula Arya Dharma, Mapolda Kalteng, Rabu (9/9/2026).

Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Yosi Muhamartha, para pejabat utama Polda Kalteng, serta jajaran Kapolres turut hadir dalam prosesi tersebut.

Salah satunya Polresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, yang menyerahkan tongkat komando kepada Kombes Pol Andiyatna, yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Kalteng.

Dedy selanjutnya mendapat penugasan sebagai Kaprodiploma Ditprog Sarjana STIK Lemdiklat Polri.

Perubahan pucuk pimpinan juga terjadi di Polres Barito Utara. AKBP Singgih Febriyanto digantikan AKBP Irnanda Oktora yang sebelumnya menjabat Kasubbagorjemen Bagstandar Rowabprof Divpropam Polri.Singgih selanjutnya dimutasi sebagai Kasubbidprovost Bidpropam Polda Metro Jaya.

Di Polres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso digantikan AKBP Iqbal Sengaji yang sebelumnya menjabat Kapolres Pulang Pisau. Eddy selanjutnya mendapat amanah sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Kalteng.

Kursi Kapolres Pulang Pisau kemudian dipercayakan kepada AKBP Muhammad Aminuddin, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Kalteng.

Di Barito Selatan, AKBP Jecson Ricsko Hutapea, S.I.K., M.H. mendapat penugasan baru sebagai Wadirlantas Polda Kalteng. Posisinya sebagai Kapolres Barito Selatan digantikan AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Kalteng.

Sementara itu, tongkat komando Polres Sukamara kini berpindah kepada AKBP Fajar Virgantara Sjarifuddin, S.I.K. Ia sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalteng.

Kapolres Sukamara sebelumnya, AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H., mendapat tugas baru sebagai Wadansatbrimob Polda Kalteng.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan memberikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan inovasi selama menjalankan tugas.Kepada para pejabat baru, ia meminta agar tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri.

“Selanjutnya kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat datang dan bergabung di Polda Kalteng. Segera sesuaikan dengan situasi di tempat kerja yang baru,” pesannya.

Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan, sertijab tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolri.

Mutasi, kata dia, merupakan hal yang biasa dalam tubuh Polri. Selain menjadi bagian dari pembinaan karier, rotasi juga menjadi ruang bagi personel untuk menambah pengalaman dan memperluas kemampuan dalam menjalankan tugas.

“Mutasi ini merupakan hal biasa di tubuh Polri dan juga sebagai bentuk reward pimpinan kepada personelnya untuk pembinaan karier serta menambah pengalaman tugas,” pungkas Budi.(ang/daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W LBH AKBP Resky Maulana Zulkarnain polda kalteng jabatan