Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ketika Adhyaksa FC Resmi Bermarkas di Stadion Tuah Pahoe.Buka Peluang Pemain Lokal ke Level Profesional

Dodi Abdul Qadir • Selasa, 23 Juni 2026 | 22:11 WIB

Beberapa pemain Adhyaksa FC ketika musim kompetisi 2025/2026 lalu.(net)

Beberapa pemain Adhyaksa FC ketika musim kompetisi 2025/2026 lalu.(net)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Adhyaksa FC telah menandatangani kerjasama, yang diyakini bakal mengubah wajah sepak bola daerah ini dalam beberapa tahun ke depan, Senin (22/6) malam. Dengan demikian, masyarakat Kalteng bakal dapat merasakan langsung atmosfer pertandingan pada kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

----------------------------------------

Adhyaksa Kalteng FC, sebelumnya dikenal sebagai Farmel FC lalu merger dengan Adhyaksa FC jadi Adhyaksa Farmel, adalah tim sepak bola Indonesia yang bermarkas di Kota Palangka Raya. Tim ini akan berkompetisi di Liga Super pada musim 2026–2027 setelah memenangkan play-off promosi di kejuaraan musim 2025–2026.

Penandatanganan di Aula Isen Mulang itu dihadiri langsung Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, Presiden Adhyaksa FC Eko Setyawan, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan insan olahraga.

Kesepakatan menjadi penanda resmi hijrahnya Adhyaksa FC ke Kalteng sebagai rumah baru. Mulai musim kompetisi 2026/2027, Adhyaksa FC akan berkandang di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya.

Langkah besar ini sekaligus mengakhiri dahaga masyarakat  Kalteng yang selama ini merindukan kehadiran klub profesional di level nasional.

Tidak hanya membawa tim senior, Adhyaksa FC juga memboyong program pembinaan usia muda melalui Elite Pro Academy (EPA) kelompok umur U-16, U-18, dan U-20.

Kehadiran EPA dianggap sebagai salah satu bagian paling strategis dalam kerja sama tersebut. Sebab selama ini banyak talenta muda Kalteng yang memiliki kemampuan mumpuni, tetapi kesulitan mendapatkan jalur pembinaan berjenjang menuju level profesional.

Dengan hadirnya kompetisi Elite Pro Academy yang berada di bawah sistem pembinaan resmi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), pemain-pemain muda daerah kini memiliki panggung yang jelas untuk mengembangkan karier.

Presiden Adhyaksa FC Eko Setyawan mengatakan, kerja sama tersebut bukan keputusan yang lahir secara instan. Pembicaraan dengan Pemprov Kalteng telah berlangsung sejak dua tahun terakhir.

Ia menilai, Kalteng memiliki potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal dalam dunia sepak bola nasional.

"Kerja sama ini merupakan bentuk nyata pemerataan pembangunan sepak bola nasional. Saya melihat Kalteng merupakan provinsi besar yang membutuhkan kehadiran klub profesional agar pembinaan sepak bola akar rumput memiliki tujuan dan jenjang yang jelas ke depannya," ujar Eko.

Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2023-2027 itu menjelaskan, Elite Pro Academy telah terbukti menjadi salah satu jalur utama lahirnya pemain profesional dan pemain tim nasional Indonesia.

Baca Juga: Konvoi Bobotoh Penuhi Jalan Kota Bandung, Rayakan Juara Super League 2025/2026

"Anak-anak Kalteng nantinya tidak perlu lagi jauh-jauh keluar daerah untuk mencari kesempatan. Mereka bisa berkembang di rumah sendiri melalui sistem pembinaan yang profesional," papar Eko.

Tak berhenti pada pembinaan pemain, Adhyaksa FC juga siap membantu pemerintah daerah dalam membangun fondasi sepak bola yang lebih kuat.

Klub tersebut akan memberikan berbagai masukan terkait pembangunan lapangan latihan, infrastruktur pendukung, hingga sistem pembinaan di kabupaten dan kota Se Kalteng.

Menurut Eko, kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh tim profesional, tetapi juga ditopang kualitas pembinaan akar rumput yang berjalan secara berkesinambungan.

"Kami siap memberikan masukan terkait kebutuhan lapangan dan infrastruktur sepak bola yang dibutuhkan di kabupaten dan kota Se Kalteng. Harapannya, gairah sepak bola grassroot semakin berkembang dan melahirkan talenta-talenta terbaik dari daerah ini," paparnya.

Menariknya , Adhyaksa FC juga membuka peluang perubahan identitas klub agar lebih merepresentasikan Kalteng.

Eko mengungkapkan tidak menutup kemungkinan di masa mendatang nama klub akan menyesuaikan dengan daerah tempat mereka bermarkas.

"Terkait identitas klub, tentu akan menyesuaikan dengan daerah tempat kami berkandang. Tidak menutup kemungkinan nantinya menjadi Kalteng Football Club sebagai identitas sepak bola Kalimantan Tengah," terangnya.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyambut penuh optimisme kehadiran Adhyaksa FC.

Menurutnya, kerja sama tersebut bukan hanya menghadirkan sebuah klub sepak bola profesional, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya ekosistem olahraga yang lebih sehat dan berkelanjutan.

"Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas komitmen Adhyaksa FC yang memilih Kalimantan Tengah sebagai rumah baru. Ini bukan hanya tentang menghadirkan klub sepak bola profesional, tetapi juga tentang membangun ekosistem olahraga yang sehat, membina talenta-talenta muda daerah, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah," pungkas Agustiar.

Dirinya menambahkan, Pemprov Kalteng siap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sepak bola, termasuk peningkatan sarana dan prasarana olahraga.Menurutnya, generasi muda Kalteng harus memiliki mimpi yang jelas untuk menembus level profesional.

"Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalteng Agus Siswadi menilai, kehadiran Adhyaksa FC tidak hanya berdampak pada olahraga, tetapi juga sektor ekonomi.

Menurutnya, klub profesional akan menciptakan efek berantai bagi banyak sektor pendukung.Mulai dari UMKM, hotel, restoran, transportasi, ekonomi kreatif hingga sektor pariwisata diperkirakan ikut merasakan dampak positif ketika pertandingan sepak bola rutin digelar di Kalimantan Tengah.

" Kehadiran Adhyaksa FC dengan Stadion Tuah Pahoe sebagai home base diharapkan tidak hanya memperkuat pembinaan atlet dan talenta muda daerah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat," imbuhnya.(daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#gubernur Kalteng Agustiar Sabran #Adhyaksa FC #Stadion Tuah Pahoe #pemprov kalteng #markas