Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Meriahnya Festival Tahunan di Desa Sumber Mulya di Kabupaten Lamandau, Dihibur Ifan Seventeen, Diterangi Ribuan Lampion

Ria Mekar Anggreany • Senin, 15 Juni 2026 | 05:36 WIB
Suasana pelepasan ribuan lampion oleh warga yang memadati pusat festival di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (13/6) malam.(ria/radarsampit)
Suasana pelepasan ribuan lampion oleh warga yang memadati pusat festival di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (13/6) malam.(ria/radarsampit)

Atmosfer berbeda benar-benar terasa ajang festival tahunan ke 4 di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (13/6) malam. Ribuan pasang mata terpaku ke atas, menikmati pemandangan mahal menghiasi langit, yang hanya bisa disaksikan setahun sekali dalam gelaran Sumber Mulya Fest.

------------------------------------

Desa Sumber Mulya dikenal sebagai salah satu desa wisata dan pusat industri kreatif di Kabupaten Lamandau. Letaknya yang tidak jauh dari Kota Nanga Bulik menjadikan desa ini sebagai destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun kerabat.

Berbagai objek wisata tersedia di desa ini. Mulai dari kolam renang, taman bunga celosia yang instagramable, pusat industri kreatif, hingga tempat pembuatan batik khas daerah. Potensi tersebut terus dikembangkan sehingga Sumber Mulya tidak hanya dikenal melalui festival tahunannya, tetapi juga sebagai wajah baru pariwisata Lamandau.

Saat akhir pekan tadi, sekitar 7.000 lampion dilepaskan secara bersamaan, menghiasi langit malam dengan cahaya keemasan yang memukau. Momen itu menjadi puncak kemeriahan sekaligus penutupan Sumber Mulya Fest Volume 4 tahun 2026.

Sorak sorai pengunjung bercampur dengan decak kagum ketika lampion-lampion mulai mengudara, membentuk lautan cahaya di angkasa. Bagi banyak orang, suasana tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan pengalaman emosional yang berkesan.

Lampion-lampion yang terbang bebas ke langit malam juga sarat makna. Ia menjadi simbol harapan, persatuan, dan optimisme masyarakat Lamandau untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Di tengah gemerlap cahaya, masyarakat dari berbagai latar belakang tampak menyatu dalam satu perayaan yang penuh kebahagiaan.

Tak hanya menyuguhkan atraksi yang memanjakan mata, penutupan festival juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah artis nasional. Salah satunya kehadiran Ifan Seventeen sukses membakar semangat ribuan penonton di lokasi acara. Lagu demi lagu dinyanyikan bersama, menciptakan suasana hangat dan penuh antusiasme hingga larut malam.

Baca Juga: Putri Indonesia Kalteng Kunjungi Desa Wisata Riam Tinggi

Festival lampion yang kini menjadi ikon Desa Sumber Mulya juga menunjukkan perkembangan luar biasa. Jika pada penyelenggaraan perdana hanya ratusan lampion yang diterbangkan, kini pada gelaran keempat jumlahnya mencapai 7.000 lampion. Pengunjung pun datang bukan hanya dari desa-desa sekitar dan Kota Nanga Bulik, tetapi juga dari sejumlah daerah tetangga, seperti Pangkalan Bun dan Sukamara.

"Saya jauh-jauh datang dari Pangkalan Bun hanya demi menyaksikan festival lampion ini. Fix sih ini bakal jadi agenda rutin yang akan saya kunjungi setiap tahun. Experience-nya benar-benar berbeda," ujar Bima, salah seorang pengunjung.

Terlebih, hanya dengan tiket sekitar Rp100 ribuan, pengunjung sudah mendapatkan lampion untuk diterbangkan sekaligus menikmati konser musik dari artis-artis ibu kota. Tak heran jika Sumber Mulya Fest kini menjelma menjadi salah satu agenda wisata paling ditunggu di Lamandau, dengan pesona yang terus mengundang orang untuk kembali.

Selain dimeriahkan pelepasan lampion, festival tersebut juga dimeriahkan dengan Fun Color Run, yang turut menghadirkan penampilan DJ, pada Jumat (12/6). (*/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Kecamatan Bulik #lamandau #festival #lampion #desa wisata