Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Mampir di Posko Gratis untuk Musafir di Masjid Darussalam di Kota Besi. Siapa Pun Singgah, Ada Dapur dan Kasur Gratis

Siti Fauziah • Senin, 9 Maret 2026 | 03:00 WIB

Situasi berbuka puasa bersama di Masjid Darussalam Kota Besi
Situasi berbuka puasa bersama di Masjid Darussalam Kota Besi

 

Masjid yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut sekitar kilometer 16 arah Sampit-Kecamatan Kota Besi ini, terbilang yang terbesar di wilayah itu. Lokasinya strategis di pinggir jalan, dengan pekarangan luas. Sering dijadikan tempat singgah bagi mereka yang melintas di jalur trans Kalimantan tersebut.

------------------------------------

Di tengah kecemasan tekanan ekonomi, nampaknya tak menyurutkan jiwa sosial warga sekitar Masjid Darussalam untuk tetap beramal sedekah, khususnya kepada musafir yang singgah di masjid itu.

Sejak November 2025 lalu, warga sekitar dan pengurus masjid menyediakan fasilitas gratis berupa, dapur kecil untuk mengolah makanan dan minuman serta kasur dan bantal gratis bagi siapa saja yang beristirahat di masjid itu.

Bahan makanan berupa mie instan, beras, kemudian ada minuman teh, kopi lengkap dengan gula serta air panas, disediakan di dapur kecil. Selain itu ada puluhan matras untuk kasur tidur, bagi musafir yang bermalam di lokasi itu. Tentunya, fasilitas sanitasi juga tersedia di masjid itu.

Solihin, salah satu relawan masjid dari warga sekitar mengungkapkan, bahan makanan dan minuman gratis, serta kasur gratis itu merupakan sumbangan dari warga sekitar masjid. Menurutnya, fasilitas itu disediakan tanpa mengambil dari dana pembangunan atau perawatan masjid.

Menurut Solihin, mereka juga menerima sedekah infaq para musafir di masjid ini, untuk menyediakan makanan dan minuman bagi kalangan musafir lainnya.

"Posko bagi musafir di Masjid Darussalam ini dibuka sejak November 2025. Jadi bukan hanya dibuka selama Ramadan saja. Ini akan terus berkelanjutan dan terbuka bagi siapa saja tanpa memandang status sosial ataupun keyakinan. Non muslim juga boleh mampir dan istirahat di masjid ini," ungkapnya saat dibincangi Radar Sampit, Rabu (25/2) malam lalu.

Menurutnya, sejak posko itu dibuka, dalam sehari bisa ada 20 sampai 25 orang yang singgah beristirahat dalam sehari dan memanfaatkan fasilitas gratis itu.

Pihaknya pun bertujuan ikhlas hanya ingin membantu, siapa pun yang dalam perjalanan singgah di masjid itu. “Semua bebas istirahat sambil membuat minuman dan makanan sendiri dengan catatan tetap menjaga kebersihan,” imbuh Solihin.

Bagi musafir yang menginap, tentunya di larang tidur di dalam masjid, melainkan sudah disediakan ruangan cukup luas, bisa menampung sampai 20 orang, di salah satu bangunan yang berada di samping masjid.

Sementara itu, di bulan Ramadan ini, aktivitas di masjid itu bertambah ramai, apalagi ketika menjelang waktu berbuka puasa. Sedikitnya sekitar 60 orang turut berbuka puasa bersama di masjid, dengan menu berbuka berbeda-beda, yang merupakan sumbangan dari warga sekitar.

Sedangkan ketika waktu sahur, ada beberapa petugas masjid yang berjaga, dan turut menyediakan makanan, khusus bagi para musafir yang ingin berpuasa keesokan harinya.

Mereka berharap, amal ibadah dan tenaga yang disumbangkan itu, bisa menjadi berkah, terutama bagi para pengurus dan relawan masjid, serta warga sekitar. (uzi/gus)

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#musafir #masjid darussalam #Kota Besi #makan gratis #kasur #sampit #beristirahat