Tanamkan Filosofi Huma Betang sebagai Simbol Kerukunan
radarsampit.jawapos.com- Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran turut menghadiri Perayaan Natal 2025 bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat, Senin (29/12) malam. Dirinya menyampaikan pesan penting dalam kegiatan itu, untuk mempererat kebersamaan masyarakat di provinsi ini.
_____________________
Suasana di GOR Indoor Serbaguna kilometer 5 Palangka Raya, terlihat meriah dalam perayaan Natal bersama, yang sebagian besar dihadiri Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kalteng beragama Nasrani, serta sejumlah pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), dan pejabat organisasi perangkat daerah (ODP).
Acara itu mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, dengan subtema “Merajut Tali Kasih Kristus di Tengah Keluarga Besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Filosofi Huma Betang.
Turut hadir Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Plt Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S Ampung, dan beberapa kepala OPD Pemprov Kalteng, di antaranya Kadis Pekerjaan Umum, Plt Inspektur Kalteng, Plt Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Karo Adpim Johni Sonder, dan Plt Karo Organisasi.
Agustiar Sabran dalam sambutannya berpesan, bahwa perayaan Natal menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah. Dirinya menekankan pentingnya seluruh masyarakat Kalteng untuk terus merawat persatuan dan toleransi melalui nilai-nilai luhur Filosofi Huma Betang.
“Momentum hari ini adalah untuk menjaga kebersamaan kita, menjaga Huma Betang dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menjaga keberagaman dan memperkuat kolaborasi untuk membangun Kalimantan Tengah,”paparnya.
Didampingi Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Agustiar Sabran, diungkapkannya pula bahwa perayaan Natal merupakan momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Kalimantan Tengah.
Ditegaskan gubernur kelahiran Sampit itu, nilai Huma Betang perlu terus dijaga karena filosofi ini menjadi simbol hidup rukun dalam satu atap kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan sosial.
“Di tengah keberagaman, Natal harus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Nilai Huma Betang mengajak kita semua hidup dalam keharmonisan,” tegasnya.
Agustiar juga memberikan apresiasi terhadap tema Natal bersama Pemprov Kalteng kali ini. “Merupakan hal luar biasa, sebagai bukti konkret Kalteng terus maju dan berkembang,sehingga mampu berdampak positif bagi seluruh masyarakat.”Ini luar biasa dan harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Sementara itu, Herson B Aden selaku ketua panitia menjelaskan, bahwa arangkaian kegiatan Natal tersebut telah dilaksanakan sejak jauh hari. Rangkaiannya antara lain anjangsana ke panti-panti sosial sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan.
Menurutnya, melalui perayaan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap semangat Natal dapat memperkuat persatuan, menjaga keberagaman, serta mendorong kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan daerah.”Kita jaga selalu hal itu,” tandas Herson.(*/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama