Radarsampit.jawapos.com – Dalam pandangan pecinta kucing yang jeli memperhatikan kebiasaan para anabul, seringkali menganggap kucing dengan warna oranye terlihat nakal, suka berkelahi, dan menunjukkan dominasinya di antara kucing lain.
Namun, apakah ini benar faktanya atau hanya stereotipe semata ? Berikut penjelasannya.
Anggapan bahwa kucing oranye terlihat barbar, dikarenakan sebagian besar kucing yang berwarna oranye adalah pejantan.
Karakteristik umum kucing pejantan ini adalah agresif dan berusaha mendominasi wilayahnya.
Kondisi ini terjadi karena adanya kromosom X yang membawa sifat warna bulu kucing.
Kromosom kucing betina adalah XX, sedangkan jantan adalah XY.
Kucing betina berwarna oranye harus memiliki kromosom X berjumlah 2 yang membawa gen rambut berwarna merah.
Sementara kucing jantan cukup dengan 1 kromosom, X saja yang membawa gen rambut merah.
Maka dari itu, kucing jantan berwarna oren dan betina berpeluang (80 : 20) ,sehingga karakteristik pejantan yang agresif melekat pada kucing berwarna oranye.
Sebenarnya bisa disimpulkan dari uraian di atas, kucing oranye terlihat agresif dan barbar hanyalah sebuah kecenderungan.
Ada faktor lain yang lebih menentukan mengapa kucing terlihat lebih agresif yaitu faktor genetik, pengalaman awal kehidupan dan lingkungan tempat mereka tumbuh, bukan warna bulu. (sbn)
REFERENSI: Kinship, Psychology Today
Editor : Gunawan.