Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Cecot, Penjara Paling Ketat di Dunia, Jadi Revolusi El Salvador Jadi Negara Teraman di Amerika Latin

Sabrianoor • Rabu, 19 Februari 2025 | 19:35 WIB
KETAT: Kondisi penjara Cecot di El Salvador yang dihuni dua anggota geng besar.
KETAT: Kondisi penjara Cecot di El Salvador yang dihuni dua anggota geng besar.

Radarsampit.jawapos.com – Pada tahun 2015 dan 2016, El Salvador negara kecil di Amerika Latin berpopulasi kurang lebih 6 juta jiwa mencatat lebih banyak pembunuhan daripada negara lain di dunia.

Pada puncaknya di tahun 2015, negara tersebut memiliki tingkat pembunuhan sebesar 105 per 100.000 orang.

Pada akhir masa jabatan presiden Salvador Sanchéz Cerén dan setelah pakta nonagresi geng tahun 2016 tingkat pembunuhan telah turun menjadi hanya 53 orang per 100.000 orang.

Ssgalanya berubah sejak Presiden Nayib Bukele memimpin negara tersebut pada Tahun 2019.

Dalam waktu kurang dari satu dekade, El Salvador telah berubah dari ibu kota pembunuhan di dunia menjadi salah satu negara dengan tingkat pembunuhan terendah di Belahan Bumi Barat.

Presiden Nayib Bukele telah memimpin transformasi radikal ini.

Sejak menjabat, ia telah memimpin salah satu tindakan keras anti-geng paling agresif yang pernah ada, menangguhkan hak-hak konstitusional utama, merombak peradilan, mengikis independensi jaksa penuntut, dan mengonsolidasikan kekuatan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam prosesnya.

Salah satu terobosan yang dilakukannya dalam menekan tingkat kejahatan di negaranya adalah Pusat Penahanan Terorisme (Centro de Confinamiento del Terrorismo, disingkat Cecot) adalah penjara dengan keamanan maksimum yang terletak di Tecoluca, El Salvador.

Penjara ini dibangun pada akhir tahun 2022 di tengah penumpasan geng besar-besaran di El Salvador dan dibuka oleh pemerintah Salvador pada bulan Januari 2023.

Cecot menerima 2.000 tahanan pertamanya pada Februari 2023, dan per 11 Juni 2024, jumlah penghuninya mencapai 14.532 orang. 

Dengan kapasitas untuk 40.000 tahanan, Cecot adalah penjara terbesar di Amerika Latin dan salah satu yang terbesar di dunia berdasarkan kapasitas tahanan.

Cecot dan juga tindakan keras terhadap geng secara keseluruhan telah menjadi subjek perhatian media internasional, menerima pujian untuk pemerintah El Salvador serta kritik atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Dua Youtuber Dokumenter Ruhi Cenet dan Joe Hattab telah melakukan dokumentasi terkait kehidupan dan sistem di Cecot.

Tidak ada sinyal telekomunikasi dalam radius bermil-mil dari penjara.

Tingkat keamanan sangat berlapis, bahkan petugas mengungkapkan hampir mustahil para tahanan bisa melarikan diri.

Cecot diisi mayoritas dua geng besar di El Salvador yang kerap jadi biang kerok keamanan yaitu MS 13 dan Barrios.

Keduanya memiliki ciri khas tatoo yang ada pada sekujur tubuh. Semua penghuni tahanan memiliki tatoo.

Mereka ditempatkan dalam satu sel yang sama, kondisi yang sama menyebabkan keduanya akur.

Jika ada yang membuat keributan, akan dimasukkan ke sel isolasi kedap cahaya, yang membuat mereka jera melakukannya.

Semua tahanan menggunakan pakaian serba putih.

Tidak ada kasur, hanya beralaskan matras besi sebagai tempat tidur. Penjara selalu terang dan dijaga ketat oleh kepolisian dan tentara nasional.

Presiden Nayib Bukele, memang meminta para jurnalis untuk menyebarluaskan tentang Cecot.

Hal ini bertujuan agar dunia tahu, El Salvador sudah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang. (sbn)

REFERENSI: BBC, Wikipedia, Dokumenter Ruhi Cenet, Joe Hattab

Editor : Gunawan.
#el savador #penjara