Banyak pasangan suami istri yang menginginkan adanya keturunan. Namun, ada beberapa pasangan yang mungkin mengalami masalah terkait kesuburan. Salah satu faktornya adalah kemandulan dari pihak wanita.
Kemajuan teknologi medis, khususnya fertilitas, membuat beberapa pasangan yang mandul memiliki harapan besar untuk memiliki keturunan.
Salah satunya adalah rahim sewaan atau ibu pengganti (Surrogacy gestasional).
Inovasi medis ini tentu saja akan memiliki kontroversi yang mendobrak aturan agama dan sosial di beberapa negara religius seperti Indonesia.
Metode ibu pengganti ini akrab digunakan di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat (AS).
Tanpa harus meminta sang suami untuk menikah lagi, anak yang dilahirkan tetap mewarisi genetika dari si ibu dan ayah meskipun dikandung oleh wanita lain.
Dilansir dari WebMd, harian AS yang mengupas tanya jawab kesehatan, mengungkapkan ulasan medis tentang rahim sewaan oleh dr Zilpah Sheikh pada 25 September 2023.
Diuraikan bahwa rahim sewaan dengan model ibu pengganti gestasional menggunakan teknik yang disebut " fertilisasi in vitro " (IVF) .
IVF memungkinkan sel telur dari ibu dilakukan pembuahan secara medis oleh sel sperma dari ayah di luar rahim(bukan dengan hubungan seksual).
Ketika sudah menjadi embrio (sel telur yang sudah dibuahi sperma), akan ditempatkan ke rahim ibu pengganti atau rahim sewaan yang dilakukan melalui proses medis.
Ibu pengganti kemudian mengandung bayi tersebut hingga lahir. Mereka tidak memiliki hubungan genetik dengan anak tersebut karena bukan sel telur mereka yang digunakan.
Ibu pengganti gestasional disebut "ibu kandung." Namun, ibu biologis tetaplah wanita yang sel telurnya dibuahi.
Anak ketika dilahirkan akan diserahkan kepada ayah dan ibu genetikanya, dan anak tetap mewarisi genetika sang ibu, meskipun bukan ia yang mengandung.
Kedua ayah dan ibu genetika si anak tentunya memiliki kesepakatan terlebih dahulu, bahkan terkait nominal uang dari jasa si ibu pengganti yang rahimnya disewa untuk mengandung anak mereka.
Di AS, ibu pengganti gestasional tidak terlalu rumit secara hukum. Hal itu karena kedua calon orang tua memiliki ikatan genetik dengan bayi tersebut.
Sekitar 750 bayi lahir setiap tahun menggunakan ibu pengganti gestasional atau jasa rahim sewaan.
Beberapa lembaga medis di AS sendiri memiliki agensi surrogasi. Kebanyakan orang mengatur surrogasi gestasional melalui agensi yang bertindak sebagai perantara.
Agensi membantu menemukan surrogasi dan membuat pengaturan. Agensi juga memungut biaya apa pun yang dibebankan antara Anda dan surrogasi, seperti membayar biaya medis mereka.
Terkait ibu pengganti, lembaga medis terkait masalah kesuburan di AS yaitu American Society for Reproductive Medicine telah memberikan standar meskipun belum ada aturan khusus tentang itu.
Berikut standar ideal ibu pengganti:
- Berusia minimal 21 tahun.
- Telah melahirkan setidaknya satu bayi yang sehat sehingga mereka memahami secara langsung risiko medis dari kehamilan dan persalinan serta masalah emosional dalam ikatan dengan bayi yang baru lahir.
- Telah lulus pemeriksaan psikologis oleh profesional kesehatan mental untuk mengungkap masalah apa pun terkait dengan penyerahan bayi setelah lahir.
- Menandatangani kontrak tentang peran dan tanggung jawab mereka dalam kehamilan, seperti perawatan prenatal dan setuju untuk memberikan bayi setelah lahir.
American Society for Reproductive Medicine juga mengatakan, ibu pengganti harus menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan bahwa mereka kemungkinan akan memiliki kehamilan yang sehat dan cukup bulan.
Organisasi tersebut menyarankan mereka menjalani tes untuk memeriksa penyakit menular seperti sifilis, gonore, klamidia, HIV , sitomegalovirus, serta hepatitis B, dan C.
Tambahan lainnya, ibu pengganti harus menjalani tes untuk memastikan mereka memiliki kekebalan terhadap campak, rubella (campak Jerman), dan cacar air.
Pihak orang tua genetika calon bayi juga dapat meminta mereka menjalani prosedur medis untuk "memetakan" rahim secara visual, yang dapat membantu dokter memeriksa potensi mereka untuk hamil.
Ibu pengganti sangat disarankan harus memiliki dokter sendiri selama kehamilan.
Berapakah biaya rata-rata jasa rahim sewaan dari ibu pengganti ?
Biaya surrogasi dapat berkisar antara $80.000 hingga $120.000.
Ada banyak faktor yang memengaruhi harga, seperti apakah ibu pengganti memiliki asuransi kesehatan sendiri atau apakah pihak pemakai jasa perlu membeli polis surrogasi-kehamilan untuk ibu pengganti. (rm-107/ign)
Editor : Gunawan.