Radarsampit.jawapos.com – Bagi sebagian besar orang, hari belum benar-benar dimulai sebelum menyeruput secangkir kopi. Aromanya yang khas dan efeknya yang bikin melek membuat kopi menjadi minuman wajib setiap pagi. Namun, pertanyaannya: amankah minum kopi setiap hari?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan U.S. Food and Drug Administration (FDA), konsumsi kafein dalam jumlah moderat dapat diterima dan tidak membahayakan bagi kebanyakan orang dewasa yang sehat.
Adapun batas aman konsumsi kafein, dari berbagai sumber, disebutkan, untuk orang dewasa sehat adalah sekitar 400 miligram per hari atau setara dengan 3-4 cangkir kopi seduh standar.
Namun, jumlah tersebut bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh dan kebiasaan masing-masing orang.
Mereka yang sensitif terhadap kafein mungkin mengalami jantung berdebar, susah tidur, hingga gangguan lambung, meski hanya minum sedikit kopi.
Manfaat Kopi
Kopi mengandung antioksidan dan telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat:
- Menurunkan risiko diabetes tipe 2
- Mengurangi risiko penyakit Parkinson
- Meningkatkan fungsi kognitif
- Menurunkan risiko kematian dini
Baca Juga: Adu Kreativitas melalui Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal, Tidak Boleh Pakai Beras dan Tepung
Waspadai Jika...
Meski banyak manfaatnya, ngopi tetap perlu dikontrol. Menurut Mayo Clinic, sebaiknya hati-hati bila Anda mengalami:
- Insomnia
- Sakit maag
- Cemas berlebihan
- Detak jantung tidak teratur
Ibu hamil juga perlu lebih waspada. WHO menyarankan konsumsi kafein tidak lebih dari 200 mg per hari untuk wanita hamil, karena berlebihan bisa meningkatkan risiko keguguran dan berat badan lahir rendah.
Tips Ngopi Sehat:
- Batasi 2–3 cangkir per hari
- Hindari kopi instan terlalu manis
- Minum air putih setelah ngopi
- Jangan ngopi saat perut kosong
- Perhatikan waktu – jangan ngopi sore jika Anda sensitif terhadap kafein.
Ngopi setiap hari masih tergolong aman, asalkan tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kondisi tubuh. Kopi bukan musuh, asal tahu batasnya. (*)
Editor : Slamet Harmoko