Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Jadi Sorotan Internasional, Pembangunan IKN Tarik Perhatian Investor Asing

Gunawan. • Selasa, 14 Januari 2025 | 20:05 WIB
Salah satu sudut IKN (prokal.co)
Salah satu sudut IKN (prokal.co)

BALIKPAPAN, radarsampit.jawapos.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menyedot perhatian dunia internasional.

Salah satu bukti nyata adalah kunjungan Delegasi Parlemen Swedia yang dipimpin oleh Hon. Mr. Adam Reuterskiöld, anggota Riksdag dari Moderate Party, yang datang untuk meninjau langsung progres proyek strategis nasional ini.

Delegasi Swedia diterima oleh Kepala Otorita IKN, Mochamad Basuki Hadimuljono, di Galeri UMKM Nusantara.

Dalam kesempatan tersebut, Basuki menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan wujud ketertarikan Swedia terhadap pembangunan IKN sebagai proyek transformasi besar Indonesia.

”Mereka ingin memastikan bahwa pembangunan IKN berjalan sesuai rencana, terutama setelah adanya transisi pemerintahan,” ujar Basuki dalam pernyataan tertulis pada Jumat (10/1).

Basuki menegaskan, pembangunan IKN akan tetap dilanjutkan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sebagai kelanjutan dari inisiatif yang telah dirintis Presiden Joko Widodo.

”Presiden telah memberikan arahan agar pembangunan IKN tetap menjadi prioritas. Saya telah berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara mengenai hal ini,” tambahnya.

Basuki menjelaskan bahwa proyek pembangunan IKN dibiayai dari tiga sumber utama, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), investasi sektor swasta, serta skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Hingga kini, investasi sektor swasta telah mencapai Rp58 triliun, sementara anggaran dari APBN menyentuh Rp68 triliun.

”Berbagai usulan pendanaan melalui KPBU sedang dalam proses, termasuk untuk pembangunan jalan, Multi Utility Tunnel (MUT), dan kawasan hunian,” ungkapnya.

Delegasi Swedia juga menunjukkan minat besar terhadap pengembangan teknologi dan transportasi berbasis kendaraan listrik (electric vehicle) di kawasan IKN.

Wakil Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Gustav Dahlin, mengungkapkan rencana untuk membawa calon investor Swedia guna menjajaki peluang lebih lanjut.

”Swedia melihat potensi besar di sini dan berencana mengajak beberapa investor untuk meninjau langsung peluang investasi di IKN,” kata Dahlin.

Hubungan antara Indonesia dan Swedia telah berlangsung selama 70 tahun, dengan lebih dari 80 perusahaan asal Swedia, seperti Ericsson, Ikea, dan H&M, yang sudah beroperasi di Indonesia.

Minat Swedia terhadap IKN semakin menegaskan peluang besar bagi investasi di sektor teknologi, transportasi, dan keberlanjutan.

Dengan perhatian yang terus meningkat dari berbagai pihak internasional, pembangunan IKN mengukuhkan diri sebagai kawasan yang menjanjikan untuk investasi global. (*)

Editor : Gunawan.
#investor asing #IKN