MUARA TEWEH, radarsampit.jawapos.com – Setelah 10 hari dinyatakan hilang, seorang perempuan lanjut usia bernama Ta’a (86), warga Desa Malawaken, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di kawasan tepian Sungai Lalemo, Selasa (16/6) sekitar pukul 11.00 WIB.
Penemuan korban mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan BPBD, aparat desa, relawan, masyarakat, dan pihak keluarga sejak korban dilaporkan hilang pada Sabtu (6/6) lalu.
Kepala BPBD Barito Utara melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Rizali Hadi, mengatakan korban ditemukan oleh tiga warga yang sedang mencari burung di kawasan hutan Desa Malawaken.
“Saat berada di sekitar Sungai Lalemo, mereka melihat seorang perempuan lanjut usia duduk di tepi sungai. Setelah diperiksa, ternyata yang bersangkutan adalah Ibu Ta’a yang selama ini dicari,” ujarnya.
Ketiga warga tersebut kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban menuju Pelabuhan Feri Penyeberangan Malawaken untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Berdasarkan pemeriksaan awal tenaga medis Pustu Malawaken, kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan sadar. Namun, petugas menemukan adanya luka pada bagian kaki yang menyebabkan hilangnya jari kaki manis sebelah kanan sehingga memerlukan penanganan dan observasi lebih lanjut.
“Kondisi korban secara umum sadar dan langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisiknya setelah cukup lama berada di kawasan hutan,” kata Rizali.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian. Menurutnya, kerja sama antara tim gabungan dan masyarakat menjadi faktor penting hingga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian. Kegigihan dan kerja sama semua unsur membuahkan hasil yang patut disyukuri,” ujarnya.
Rizali juga mengingatkan masyarakat agar memberikan perhatian lebih kepada anggota keluarga lanjut usia, terutama yang memiliki keterbatasan fisik maupun kondisi kesehatan tertentu.
“Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anggota keluarga yang sudah lanjut usia demi menjaga keselamatan mereka,” tambahnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing. Pihak keluarga pun menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh tim dan masyarakat yang telah membantu hingga korban berhasil ditemukan. (ant)
Editor : Slamet Harmoko