Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Nama Kadisdik Barito Utara Dicatut Penipu, Pengusaha Nyaris Diminta Transfer Rp27 Juta

Slamet Harmoko • Minggu, 31 Mei 2026 | 20:59 WIB
Oknum yang mengatasnamakan Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pendidikan Barito Utara meminta sejumlah bantuan dana kepada para pengusaha (kontraktor) di Dinas Pendidikan. ANTARA
Oknum yang mengatasnamakan Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pendidikan Barito Utara meminta sejumlah bantuan dana kepada para pengusaha (kontraktor) di Dinas Pendidikan. ANTARA

MUARA TEWEH, radarsampit.jawapos.com – Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kembali terjadi di Kabupaten Barito Utara.

Kali ini, nama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Barito Utara, Muhammad Iman Topik, digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meminta uang puluhan juta rupiah kepada masyarakat melalui aplikasi WhatsApp.

Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat pemerintah daerah melalui media sosial maupun aplikasi WhatsApp.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhammad Iman Topik, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya oknum yang mencatut namanya untuk meminta sejumlah uang kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang mengatasnamakan pejabat pemerintah. Jika ada nomor mencurigakan yang mengaku sebagai saya, mohon segera dikonfirmasi melalui kanal resmi pemerintah daerah,” ujarnya, Minggu.

Topik menegaskan dirinya tidak pernah meminta bantuan dana maupun menawarkan program tertentu melalui nomor pribadi yang tidak resmi. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya apabila menerima pesan yang mengatasnamakan dirinya atau pejabat lainnya di lingkungan Dinas Pendidikan.

“Kami tidak pernah meminta data pribadi ataupun bantuan dana kepada masyarakat melalui pesan WhatsApp pribadi. Modus seperti ini sangat merugikan masyarakat. Jangan sampai ada yang menjadi korban akibat kurang teliti dalam menerima informasi,” tegasnya.

Pelaku diketahui menggunakan foto profil dan identitas Kepala Dinas Pendidikan untuk meyakinkan calon korban. Bahkan, dalam menjalankan aksinya, oknum tersebut juga mengatasnamakan Sekretaris Dinas Pendidikan Barito Utara.

Kasus tersebut terungkap setelah seorang pengusaha atau pemborong menghubungi pihak Dinas Pendidikan untuk menanyakan nomor baru Kepala Dinas Pendidikan. Sebelumnya, pengusaha tersebut menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai Kadisdik Barito Utara dan meminta bantuan dana sebesar Rp27 juta.

Dalam percakapan itu, pelaku berdalih membutuhkan dana mendesak dan menjanjikan akan mengembalikan uang dalam waktu singkat. Modus tersebut diduga sengaja dirancang untuk mendapatkan kepercayaan korban.

Topik menegaskan bahwa seluruh informasi maupun komunikasi resmi terkait program pemerintah selalu disampaikan melalui jalur resmi dan tidak pernah dilakukan dengan cara meminta bantuan dana secara pribadi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi, tidak melakukan transfer uang kepada pihak yang tidak dikenal, serta selalu melakukan verifikasi apabila menerima pesan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat segera mengabaikan pesan mencurigakan dan melaporkannya kepada pihak berwenang apabila menemukan akun atau nomor yang diduga digunakan untuk melakukan penipuan.

“Kami berharap masyarakat selalu mengecek kebenaran informasi melalui akun resmi pemerintah dan tidak mudah percaya terhadap permintaan yang tidak wajar,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, nomor yang digunakan pelaku yang mengaku sebagai Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara adalah 0813 8806 082, sedangkan nomor yang mengatasnamakan Sekretaris Dinas Pendidikan adalah 0823 1941 3168.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengingatkan masyarakat agar semakin bijak dalam menggunakan media sosial serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital yang terus berkembang.

Dengan melakukan verifikasi informasi dan tidak mudah tergiur ataupun percaya pada permintaan mendadak, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan pejabat maupun instansi pemerintah. (ant)

Editor : Slamet Harmoko
#Kadisdik Barito Utara #Muhammad Iman Topik #pencatutan #penipuan #batara